Pria 'Romantis', Merampok demi Operasi Kelamin Pacar Homonya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi perampokan. dailyexaminer.com.au

    ilustrasi perampokan. dailyexaminer.com.au

    TEMPO.CO, Brooklyn - John Wotjowicz mengaku diri pria romantis. Dia mencoba merampok bank untuk operasi kelamin kekasihnya. Kisah Wotjowicz menginspirasi pembuatan beberapa film dokumenter. Salah satunya berjudul The Dog. “Tidak seorang pun pernah merampok bank untuk operasi ganti kelamin kekasihnya,” kata Wotjowitcz dalam film dokumenter, seperti dilaporkan BBC, Selasa, 17 Februari 2015.

    Percobaan perampokan terjadi 22 Agustus 1972 malam. Wotjowicz bersama dua kaki tangannya, Salvatore Naturale dan Bobby Westenberg, memasuki Bank Chase Manhattan cabang Brooklyn dengan membawa senjata. Wotjowicz adalah mantan pegawai bank itu.

    Ruang brankas bank ternyata dalam keadaan setengah kosong. Salah satu pegawai berhasil menyalakan alarm. Tak lama setelah itu, gedung bank dikepung. Delapan pegawai jadi sandera. Polisi menutup toko dan salon di seberang bank. Ketika itu, dimulailah negosiasi polisi dengan para perampok.

    Personel FBI, petugas UGD, penembak jitu, dan kru televisi mengelilingi lokasi. Sekira 2.000 orang juga berkumpul di sekitar gedung, hendak menonton peristiwa ini. “Seperti sirkus,” kata jurnalis Bob Kapstatter. Wotjowicz saat itu berperan mengurus para sandera. Ia memesan piza untuk mereka. Piza dibayar dengan uang tunai lewat lubang pintu.

    Kemudian, Kapstatter dan beberapa jurnalis lain berhasil menelepon bank dan bicara dengan Wotjowicz. Drama dimulai setelah negosiasi dua jam. Wotjowicz mengajukan syarat pembebasan sandera. “Saya ingin istri saya di rumah sakit King’s County diantar ke sini. Namanya Ernest Aron. Dia laki-laki. Saya homoseksual,” ujarnya.

    Wotjowicz akhirnya mengaku merampok bank demi membiayai operasi transgender Aron. Permintaan Wotjowicz dikabulkan. Mengenakan gaun, Aron dibawa ke lokasi dalam keadaan kusut dan tertekan. Pengepungan 14 jam berakhir setelah para bandit dijanjikan terbang ke luar negeri. Seorang agen FBI mengantar mereka lewat bandara John F. Kennedy. Namun Naturale tewas tertembak. Adapun Wotjowicz ditahan.

    Ia kemudian dihukum 20 tahun penjara. Pada 1975, ketika ia masih di dalam penjara, Sydney Lumet membuat film dokumenter tentangnya, berjudul Dog Day Afternoon. Wotjowicz memberi uang yang dia dapat dari Lumet kepada Aron. Lalu, Aron menjalani operasi dan berubah identitas menjadi Liz Eden. Wotjowicz bangga terhadap tindakannya. Pria yang dibebaskan pada 1978 itu berkata kepada Eden, “Saya tidak menyesal melakukannya karena itu menyelamatkan hidupmu.”

    BBC | ATMI PERTIWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.