Demo Anti-Arroyo Meningkat, Militer Filipina Siaga Penuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Manila:Angkatan bersejata Filipina kembali dalam status siaga penuh menyusul meningkatnya gelombang aksi demonstrasi menuntut pengunduran diri Presiden Gloria Arroyo. Aksi demonstrasi berpusat di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Filipina. Rencananya demo akan diisi dengan aksi debat terbuka atas tuduhan terhadap Arroyo. Kapten Ramon Zagala, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Filipina, menjelaskan pasukan militer telah ditempatkan di sejumlah daerah untuk membantu pasukan antihuru-hara jika diperlukan. "Angkatan bersenjata yang telah disebar bertujuan untuk mengamankan demonstrasi," kata Zagala, Minggu (24/7).Pasukan tersebut juga ditugaskan mengawasi kegiatan gerilya kelompok komunis dan militan Islam yang dikhawatirkan akan memanfaatkan situasi untuk melakukan aksi terorisme. "Kami tidak menafikkan kenyataan bahwa ada sejumlah orang di luar sana yang ingin berbuat onar. Itulah sebabnya mengapa angkatan bersenjata disiagakan," kata Zagala.Arroyo dituduh telah melakukan kecurangan dalam pemilu Mei 2004 lalu. Arroyo sendiri sudah meminta maaf kepada rakyat Filipina karena telah menghubungi seorang anggota komisi pemilihan sebelum proses pemilihan presiden selesai. Namun dia tetap menolak tuduhan mencoba mempengaruhi hasil pemilihan. Arroyo juga menolak untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden Filipina. Ami Afriatni/AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.