Ditelantarkan Pemiliknya, Anjing Ini Menitikkan Air Mata  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor anjing Toy Fox Terrier berdiri saat dinilai oleh juri dalam kompetisi Westminster Kennel Club Dog di New York, 16 Februari 2015. REUTERS

    Seekor anjing Toy Fox Terrier berdiri saat dinilai oleh juri dalam kompetisi Westminster Kennel Club Dog di New York, 16 Februari 2015. REUTERS

    TEMPO.CO, London - Siapa bilang hewan tak punya perasaan? Seekor anjing yang ditinggalkan majikannya di sebuah stasiun kereta api terlihat begitu sedih dan air mata menetes di wajahnya.

    Anjing jenis staffordshire bull terrier ini ditinggalkan pemiliknya di luar stasiun kereta api Eastbourne, Inggris. Dia diikat ke sebuah pagar dan hanya "dibekali" sedikit air minum, sementara sang empunya langsung kabur menggunakan taksi.

    Orang yang melintas sempat mengambil foto anjing dengan wajah memelas itu dan mengunggahnya ke media sosial. Setelah tersebar di dunia maya, banyak pengguna media sosial menyerukan agar si anjing malang itu ditolong.

    Akhirnya, anjing itu diambil petugas penampungan anjing yang berharap mereka bisa menemukan kembali pemilik anjing berwarna hitam itu.

    "Kami mendapat telepon yang mengatakan ada seekor anjing terikat dan ditinggalkan pemiliknya lebih dari satu jam di stasiun kereta api Eastbourne," kata juru bicara Dewan Kota Eastbourne pada Senin, 16 Februari 2015. "Kami sudah membawa anjing itu dan kini dia aman di penampungan. Kami berusaha menemukan pemiliknya yang kami harap bisa menghubungi kami."

    Jika pemerintah kota gagal menemukan pemilik anjing itu, maka kemungkinan hewan itu akan dicarikan rumah baru, seperti yang dilakukan terhadap Kai, anjing yang ditinggalkan pemiliknya pada sekitar Natal tahun lalu. Saat itu Kai ditinggal terikat di pagar stasiun kereta api Ayr, Skotlandia, dengan sebuah koper berisi bantal, bola, dan mainan favoritnya.

    Kisah Kai menarik perhatian banyak orang dari berbagai belahan dunia. Akibatnya, Lembaga Kesejahteraan Hewan (SPCA) Skotlandia kebanjiran permintaan dari Hong Kong, New York, dan Filipina untuk menampung Kai. Setelah menyeleksi ratusan surat permohonan, akhirnya SPCA Skotlandia memilih satu pemilik baru untuk memelihara Kai.

    METRO | HUFFINGTON POST | THE TELEGRAPH | WINONA AMANDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.