Pelaku Penembakan Denmark Baru Bebas dari Penjara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah penembakan terjadi di sebuah kafe di kota Kopenhagen, Denmark. Penembakan terjadi saat diadakannya sebuah diskusi, yang membahas tentang kebebasan berpendapat. Terdapat satu korban tewas, dalam aksi penembakan brutal itu, 14 Februari 2015. Claus Bjorn LARSEN/Getty Images

    Sebuah penembakan terjadi di sebuah kafe di kota Kopenhagen, Denmark. Penembakan terjadi saat diadakannya sebuah diskusi, yang membahas tentang kebebasan berpendapat. Terdapat satu korban tewas, dalam aksi penembakan brutal itu, 14 Februari 2015. Claus Bjorn LARSEN/Getty Images

    TEMPO.CO, Kopenhagen - Pemuda pelaku dua penembakan beruntun di Denmark memiliki rekam jejak kriminal. Media Denmark menyebutkan ia baru dibebaskan dari penjara sekitar dua pekan lalu karena melakukan penyerangan serius.

    “Dia dikenal polisi karena melakukan beberapa kejahatan,” demikian pernyataan kepolisian seperti dilaporkan media Denmark, The Local, Ahad, 15 Februari 2015. Pemuda itu, Omar El-Hussein, 22 tahun, juga tercatat memiliki senjata secara ilegal dan pernah terlibat penyerangan dengan menggunakan senjata.

    Polisi menembak mati Omar dalam baku tembak menjelang subuh. Hasil penyelidikan kepolisian menyebutkan Omar lahir dan dibesarkan di Denmark. Kini polisi sedang memastikan, apakah Omar dibantu kaki tangan atau ada pelaku lain.

    Penembakan di Kafe Krudttoenden, Kopenhagen, Denmark, pada Sabtu pekan lalu, terjadi saat berlangsung diskusi yang menghadirkan pembuat film dokumenter, Finn Norgaard, dan pembuat karikatur kontroversial, Lars Vilks. Norgaard tewas dalam kejadian itu.

    Serangan kedua terjadi di sinagog saat berlangsung Bar Mitzvah, upacara yang digelar bagi remaja Yahudi yang beranjak dewasa. Korban tewas adalah seorang petugas keamanan berbangsa Yahudi bernama Dan Uzan. Lima polisi terluka dalam dua serangan tersebut.

    THE LOCAL | TIMES OF INDIA | ATMI PERTIWI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.