Teror Akan Terus Melanda Inggris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, London:Omar Bakri Mohammed, seorang imam terkemuka di London, memprediksikan aksi teror di Inggris akan terus berlangsung sampai pemerintah mengubah kebijakan luar negerinya dan menarik pasukan dari Irak. Saya takut aksi teror akan terus berlanjut seperti di Madrid dan London, katanya seperti dilansir The New York Times, Jumat (21/7). Harian itu mewawancarai Bakir terkait aksi teror yang kembali menyerang London, meski dalam skala lebih kecil, kemarin. Tentang aksi peledakan bom pada 7 Juli yang menewaskan 56 orang dan melukai ratusan orang lainnya, Bakri menyalahkan pemerintah dan masyarakat Inggris. Mereka (pelaku teror) tahu bahwa Perdana Menteri (Tony Blair) telah berlumuran oleh darah kaum muslim di Palestina, Irak, dan Afghanistan, katanya. Kebijakan negara-negara barat yang dipimpin Amerika Serikat dalam memerangi aksi terorisme, lanjut dia, justru membuat anak-anak muda yang militan ingin membalasnya. Bakri, yang mendapatkan suaka sejak 1986, mengaku tak lagi kerasan lagi tinggal di Inggris. Dalam beberapa hari ke depan, ia berniat meninggalkan London menuju Lebanon. Jika pemerintah Inggris ingin mendeportasi atau menahan saya, silahkan. Saya dapat terus beribadah kepada Allah dan tinggal di negara muslim, kata Bakri yang berdarah Syiria. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.