Ateis Ini Membunuh Satu Keluarga Muslim Amerika

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Anak Palestina bermain bersama saat berada di sebuah tempat pengungsian yang diberikan oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) di sebuah sekolah PBB di Kota Gaza, 24 Agustus 2014. REUTERS

    Sejumlah Anak Palestina bermain bersama saat berada di sebuah tempat pengungsian yang diberikan oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB (UNRWA) di sebuah sekolah PBB di Kota Gaza, 24 Agustus 2014. REUTERS

    TEMPO.CO, Chapel Hill - Craig Stephen Hicks, 46 tahun, ditahan polisi karena disangka sebagai pelaku pembunuhan terhadap satu keluarga muslim di North Carolina, Amerika Serikat, Rabu, 11 Februari 2015.

    Hicks menembak mati para korban di rumah mereka di kawasan Chapel Hill pada Selasa malam, 10 Februari 2015. Para korban itu adalah Deah Shaddy Barakat, 23 tahun; istrinya, Yusor Mohammad, 21 tahun; dan adik iparnya, Razan Mohammad Abu-Salha, 19 tahun.

    Deah Barakat adalah mahasiswa kedokteran gigi di University of North Carolina. Dia selama ini dikenal sebagai orang yang aktif menggalang dana untuk perawatan gigi anak-anak dan pengungsi Palestina.

    Sebagian orang menggambarkan aksi Hicks seperti penembakan Charlie Hebdo di Paris.

    Hicks menyebut diri sebagai ateis di akun Facebook-nya dan sering memasang gambar serta teks yang mengecam semua agama di laman media sosial tersebut.

    INDEPENDENT | NYDAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?