Australia Diminta Deportasi Pendakwah Radikal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Sydney:Sheikh Taj Aldin Al Hilali, ulama terkemuka di Australia meminta agar setiap juru dakwah yang bersikap radikal agar dideportasi dari negeri Kanguru. Seperti penyakit AIDS, orang-orang semacam itu tak mungkin disembuhkan hanya dengan minum Panadol, katanya dalam sebuah wawancara dengan harian Australia yang terbit Rabu (20/7).Hilali menyampaikan hal itu saat mengomentari razia polisi terhadap buku-buku yang mengajarkan soal mati sahid dengan cara melakukan bom bunuh diri di took-oko buku di Australia dua hari lalu. Jika benar, berarti mereka telah menjual racun, katanya. Ia mengaku ada sebagian kecil anak muda yang terjerumus untuk belajar pada ustadz-ustadz yang sebetulnya pengetahuan agamanya masih dangkal sehingga cenderung menjadi ekstrim. Akibatnya anak-anak muda muslim di Asutralia bisa mudah di setir ke arah yang keliru, kata Hilali.Namun, ulama lainnya, Sheik Mohammed Omran tak sependapat dengan Hilali. Ia menyatakan tak ada juru dakwah yang menebar kebencian di Australia sehingga harus dideportasi dari negeri itu. Australia adalah negara bebas, karena itu harus tetap mengizinkan took-toko buku menjual semua jenis buku, ujarnya. AFP

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.