Terjatuh di Wilayah ISIS, Ini Pesan Pilot ke Istri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pilot Yordania,  Moaz al-Kasaesbeh berjalan menuju kurungan besi, tempat ia dibakar hidup-hidup oleh ISIS di tempat yang tidak diketahui. ISIS merilis video ini pada 3 Februari 2015. REUTERS/Social media via Reuters TV

    Pilot Yordania, Moaz al-Kasaesbeh berjalan menuju kurungan besi, tempat ia dibakar hidup-hidup oleh ISIS di tempat yang tidak diketahui. ISIS merilis video ini pada 3 Februari 2015. REUTERS/Social media via Reuters TV

    TEMPO.CO , Amman: Pilot Yordania Muath al-Kasaesbah, 26 tahun, ternyata mendapat firasat buruk beberapa jam sebelum pesawat tempurnya, sebuah F-16, jatuh di Raqqa, Suriah pada 24 Desember 2014.

    Istri Muath, Anwar Tarawneh, menuturkan, sebelum terbang pasangan yang baru menikah 5 bulan ini asyik berbincang. Ia kemudian mencermati ada yang aneh dari ucapan suaminya.

    "Dia berharap kabut datang, sehingga dia tidak terbang. Dia merasa ada hal buruk yang akan terjadi. Dia tidak pernah berkata seperti itu sebelumnya," kata Anwar seperti dikutip dari Mirror.co.uk, Jumat, 6 Februari 2015.

    Firasat Muath terbukti. Beberapa jam kemudian, pesawat tempur Muath jatuh di wilayah kekuasaan kelompok milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

    Terpisah jauh, pada saat suaminya jatuh bersama pesawatnya, Anwar membaca ada pesan masuk di teleponnya. Ia mengecek ternyata  pesan itu diunggah di akun Facebooknya."Saya melihat pesan, 'Rest in peace', Muath, " kata Anwar terisak.

    Menurut seorang sepupu keluarga Muath, perjalanan hidup Muath tampak serba cepat.  "Seolah dia tahu hidupnya singkat," ujarnya. Sebelum terbang bertempur melawan ISIS, Muath baru saja membeli lahan pertanian. Dan, ia kemudian ditugaskan untuk terbang bersama pasukan koalisi negara-negara Arab dan Amerika Serikat untuk menggempur ISIS. Dan, firasat buruk Muath menjadi kenyataan. 

    MIRROR | MARIA RITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.