Pilotnya Dibakar, Yordania Gantung 2 Tahanan ISIS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sajida al-Rishawi, wanita Irak terpidana mati ini diminta ISIS sebagai tebusan untuk sandera Jurnalis Jepang, Kenji Goto dan pilot Yordania, Mu'ath al-Kaseasbeh. Ia terlibat aksi peledakan bom bunuh diri bersama suaminya yang menewaskan 57 orang pada 2005 di Yordania. REUTERS/Majed Jaber

    Sajida al-Rishawi, wanita Irak terpidana mati ini diminta ISIS sebagai tebusan untuk sandera Jurnalis Jepang, Kenji Goto dan pilot Yordania, Mu'ath al-Kaseasbeh. Ia terlibat aksi peledakan bom bunuh diri bersama suaminya yang menewaskan 57 orang pada 2005 di Yordania. REUTERS/Majed Jaber

    TEMPO.CO, Amman - Yordania mengeksekusi dua tahanan anggota Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Rabu subuh, 4 Februari 2015, waktu setempat, sebagai respons balas dendam atas hukuman bakar diri terhadap pilotnya oleh ISIS.

    Dua tahanan yang menjalani hukuman gantung itu adalah Sajida al-Rishawi dan anggota Al-Qaeda, Ziad al-Karboli. "Keduanya digantung pada pukul 04.00 waktu setempat," kata juru bicara pemerintah Mohammad al-Momani. Sumber keamanan menambahkan, mereka dieksekusi di penjara Swaqa, sebelah selatan ibu kota Amman.

    Sebelumnya, pemerintah Yordania bersumpah akan mengeksekusi dua orang terpidana yang dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan pada subuh dinihari sebagai balasan atas kematian pilot tempurnya, Moaz al-Kassasbeh, dengan cara dibakar hidup-hidup. Al-Kassasbeh sebelumnya ditangkap oleh pemberontak ISIS ketika jet perangnya ditembak jatuh di Suriah pada Desember 2014.

    Al-Rishawi, 44 tahun, telah divonis mati oleh pengadilan karena terlibat dalam serangan bom mematikan di Amman pada 2005. Akibat ulahnya, lebih dari 60 orang tewas. Adapun Karboli dihukum mati pada 2007 lantaran terkait dengan gerakan terorisme termasuk pembunuhan terhadap seorang warga Yordania di Irak.

    Yordania, merupakan salah satu sekutu Amerika Serikat di Timur Tengah dan termasuk lima dari negara-negara Arab yang bergabung dengan koalisi pimpinan AS menggempur basis pertahanan ISIS di Irak dan Suriah.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.