Buat Penelitian Palsu, Pria Ini Perkosa 100 Wanita

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. tnp.sg

    Ilustrasi. tnp.sg

    TEMPO.CO , Tokyo: Kepolisian Jepang menahan Hideyuki Noguchi, 54 tahun, karena membius dan memperkosa 100 wanita. Korban-korban ini mempercayai mereka sedang berpartisipasi dalam penelitian medis yang digawangi Noguchi.

    Dikutip dari The Guardian, Selasa, 3 Februari 2015, Noguchi mempublikasikan iklan yang mencari relawan untuk penelitian mengukur tekanan darah saat tidur sejak November 2013. Para perempuan yang mengajukan diri, diberi obat bius setelah menggiring mereka ke hotel atau penginapan dengan pemandian air panas.

    Kepolisian mengatakan Noguchi memperkosa wanita-wanita itu setelah tak sadarkan diri. Noguchi memperkosa mereka dan mengambil film untuk setiap pelecehan. Dokumentasi ini kemudian dijual di internet atau ke produser film porno, yang menguntungkan Noguchi 10 juta Yen, setara Rp 1 miliar. Noguchi sendiri, menurut kepolisian, tak memiliki pengetahuan atau kemampuan medis.

    Kepolisian Chiba mengkonfirmasi 39 korban dengan rentang usia remaja hingga 40 tahun. Tempat tinggal mereka pun tersebar di Tokyo, Chiba, Osaka, Tochigi, dan Shizuoka. Namun, detektif yang mengusut kasus ini, mempercayai jumlah tersebut hanyalah sebagian kecil dari korban Noguchi. Media memperkirakan jumlahnya melebihi 100 orang.

    THE GUARDIAN | URSULA FLORENE SONIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.