Tak Ada Pilot, Pesawat Ini Mendarat Darurat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Delta Airlines. AP/Ted S. Warren

    Delta Airlines. AP/Ted S. Warren

    TEMPO.CO, Las Vegas - Maskapai penerbangan Delta Airlines yang terbang dari Minneapolis terpaksa mendarat darurat di Las Vegas pada Sabtu lalu. Pendaratan darurat dilakukan kopilot karena sang pilot tak bisa kembali ke kokpit.

    Juru bicara Bandar Udara Internasional McCarran, Christine Crews, mengatakan tidak ada penumpang yang terluka dalam pendaratan darurat itu, dan pesawat jenis MD-90 tersebut juga tidak mengalami kerusakan apa pun. (Baca: Maskapai Kini Wajib Bawa Tenaga Medis di Pesawat)

    Penumpang pesawat itu mengunggah sebuah video ke YouTube yang memperlihatkan sang pilot sedang menjelaskan kepada penumpang bahwa ia tak bisa masuk ke dalam kokpit. “Itu pilot pesawat ini, dan dia terkunci dari luar,” kata Curry Russell dalam video seperti dilansir News.com.au. "Kami akan mendarat dengan kopilot. Pilot itu berada di belakang pesawat.”

    Juru bicara Delta Airlines, Lindsay McDuff, mengatakan pesawat komersial dapat mendarat hanya dengan satu pilot, dan awak pesawat Delta sudah terlatih untuk situasi seperti itu. (Baca: Turbulensi Hebat, United Airlines Mendarat Darurat)

    Awak pesawat tersebut mengatakan pintu kokpit mengalami kerusakan. McDuff memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi dan segera memerintahkan perbaikan oleh teknisi.

    Kopilot mendaratkan Delta di Bandara McCarran pada pukul 12.23 waktu setempat. Sebanyak 168 orang yang berada di dalam pesawat tidak mengalami cedera apa pun.

    NEWS.COM.AU | ROSALINA

    Terpopuler Dunia:
    ISIS Unggah Video Pemenggalan Jurnalis Jepang
    Ribuan Demonstran Kembali Beraksi di Hong Kong
    Masjid Khusus untuk Wanita Berdiri di Los Angeles
    ISIS Minta US$ 200 Juta ke Pemerintah Jepang

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.