#SaveKPK di Bangkok, Tuntut Komitmen Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi Bersama Save KPK Warga Indonesia di Benjasiri Park, Bangkok, Thailand, 28 Januari 2015. foto: Riefka Dachlan

    Aksi Bersama Save KPK Warga Indonesia di Benjasiri Park, Bangkok, Thailand, 28 Januari 2015. foto: Riefka Dachlan

    TEMPO.CO, Bangkok - Puluhan warga Indonesia di Bangkok, Thailand, menggelar aksi bersama untuk mendukung pengusutan korupsi dan penyelamatan Komisi Pemberantasan Korupsi di Indonesia. (KPK Vs Polri, Kisah Bambang Saat Dicokok Bareskrim)

    Menurut penanggung jawab aksi, Dewi Ratnawulan, dalam siaran pers yang diterima Tempo, Kamis, 29 Januari 2015, demo ini dilakukan untuk menyikapi perkembangan upaya pelemahan KPK. Unjuk rasa digelar di Benjasiri Park yang terletak di pusat Kota Bangkok, Rabu, 28 Januari 2015. (Sindir Jokowi, NasDem: Kalau Bisa Diintervensi, Jangan Jadi Presiden)

    Warga Indonesia di Bangkok khawatir upaya pelemahan KPK akan mempengaruhi langkah pemberantasan korupsi di Indonesia. “Kejadian kriminalisasi, penangkapan komisioner KPK, dan pengunduran diri salah satu komisioner KPK akan melemahkan fungsi KPK dan akhirnya pemberantasan korupsi terancam mengalami kemunduran”.

    Aksi bersama ini dipelopori oleh komunitas perempuan Indonesia di Bangkok. Dalam pernyataan sikap, mereka berharap Presiden Joko Widodo mencegah pelemahan KPK dan segera melakukan langkah tegas agar persoalan ini tidak melebar. “KPK harus segera diselamatkan. Presiden Joko Widodo harus menunjukkan komitmen untuk memberantas korupsi dengan mendukung KPK menjalankan tugas sepenuhnya,” ucap Dewi Ratnawulan, yang juga aktif dalam advokasi hak asasi manusia di Indonesia.  

    Komunitas perempuan Indonesia di Bangkok juga berharap Presiden Joko Widodo dalam momentum seratus hari kerja membuka komunikasi dan mendengarkan suara rakyat yang mendukung penyelamatan KPK serta melanjutkan komitmen pemberantasan korupsi dengan menghentikan pelantikan Budi Gunawan sebagai Kepala Kepolisian RI.

    Mereka meyakinkan, Jokowi tidak sendirian dalam memerangi korupsi. "Rakyat mendukung." Aksi bersama itu ditutup dengan pemasangan poster bertuliskan "SAVE KPK-BANGKOK".

    RETNO S.

    Terpopuler:
    Ketua Tim 9: Sttt, Jokowi Tak Pilih Budi Gunawan
    Jokowi Bisa Game Over? Begini Reaksi Kader PDIP
    Ke Bali, Paris Hilton Pamer Foto Pijat
    Jasad Teknisi AirAsia Ditemukan di Pantai Sulawesi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.