Tolak Serang Palestina, 43 Tentara Israel Dipecat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak Palestina terlihat melalui sebuah lubang di rumah keluarganya, yang hancur oleh serangan Israel selama perang Juli-Agustus antara Israel dan Hamas, di Gaza, 4 Januari 2015. REUTERS/Suhaib Salem

    Seorang anak Palestina terlihat melalui sebuah lubang di rumah keluarganya, yang hancur oleh serangan Israel selama perang Juli-Agustus antara Israel dan Hamas, di Gaza, 4 Januari 2015. REUTERS/Suhaib Salem

    TEMPO.COYerusalem - Sebanyak 43 tentara cadangan dari unit intelijen paling bergengsi Israel dipecat setelah mengecam "pelanggaran" yang dilakukan terhadap warga Palestina. Demikian diungkapkan radio militer pada Senin, 26 Januari 2015.

    Dalam sebuah surat yang diterbitkan oleh media Israel pada September 2014, 43 tentara cadangan anggota unit mata-mata itu mengatakan mereka menolak menjalankan tugas dan berpartisipasi dalam dugaan ketidakadilan yang dilakukan terhadap warga Palestina. (Baca: Israel Puas Resolusi Palestina Ditolak PBB)

    Israel memiliki 8.200 anggota unit yang mengkhususkan diri dalam pertahanan cyber ini.

    Para prajurit, yang terdiri atas laki-laki dan perempuan, mengatakan mereka menolak "terus menjalankan sistem yang mempengaruhi hak-hak jutaan orang". (Baca: Pasukan Israel Bunuh Pemuda Palestina)

    Mereka juga mengkritik bahwa kegiatan mata-mata itu merupakan "penganiayaan politik".

    ANTARA

    Berita terpopuler

    Diminta Jokowi Mundur, Budi Gunawan Menolak
    Pengakuan Ratna Mutiara, Saksi Kunci Bambang KPK  
    Kini, Giliran Zulkarnain KPK Dilaporkan ke Polisi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.