WNI Diimbau Hindari Pusat Keramaian di Spanyol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lobak yang dilempari oleh warga kearah Jarramplas saat mengikuti acara Festival tradisional Jarramplas di Piornal, Spanyol, 20 Januari 2015. in, Tuesday, Jan. 20, 2015. Festival ini dihubungkan dengan hukuman mitologi Caco oleh Hercules karena mencuri ternak. AP/Daniel Ochoa de Olza

    Lobak yang dilempari oleh warga kearah Jarramplas saat mengikuti acara Festival tradisional Jarramplas di Piornal, Spanyol, 20 Januari 2015. in, Tuesday, Jan. 20, 2015. Festival ini dihubungkan dengan hukuman mitologi Caco oleh Hercules karena mencuri ternak. AP/Daniel Ochoa de Olza

    TEMPO.CO, Madrid - Kedutaan Besar Indonesia di Madrid, Spanyol mengimbau seluruh warga Indonesia di Spanyol untuk berhati-hati dan menghindari pusat-pusat keramaian atau kerumunan di Spanyol. "Khususnya pada hari Sabtu, 24 Januari dan Minggu, 25 Januari," ujar staf Pensosbud KBRI melalui akun Facebook resminya, Jumat, 23 Januari 2015.

    Untuk warga Indonesia di Spanyol dalam kondisi mendesak atau memerlukan bantuan, KBRI Madrid menyediakan hotline nomor +34619312380. (Baca:Trauma Charlie Hebdo Mengambang di Atas Paris)

    KBRI menjelaskan pemerintah Spanyol masih menerapkan kondisi keamanan Siaga 3 paska sejumlah orang menyerang kantor redaksi majalah satir Charlie Hebdo di Paris, Prancis, pada Rabu, 7 Januari 2015 dan serangan mematikan ke toko grosir milik pengusaha Yahudi di kota Paris. (Baca:OKI Kutuk Serangan Charlie Hebdo)

    Serangan di 2 tempat itu menewaskan 17 orang termasuk pelaku penyerangan di dua tempat itu. Jaringan teroris Al Qaeda di Yaman mengaku bertanggung jawab atas penyerangan ke kantor Charlie Hebdo.

    Peringatan dan imbauan KBRI Madrid melalui akun Facebook itu mendapat respon dari sejumlah warga Indonesia. "Waduh jadi Berimbas kemana-mana yah... Semoga semua masyarakat Indonesia di Madrid atau spanyol dilindungi," kata Yanti Iman. "Semoga baik2 saja masyarakat Indonesia yang ada di Spain," kata Lisa Theresia lewat akun Facebooknya.

    MARIA RITA

    Baca juga:
    Bambang KPK Yakin Kasusnya Terkait Budi Gunawan
    Samad Minta Bambang Tak Mundur dari KPK
    Kasus Kesaksian Palsu, Ini Penjelasan Bambang KPK
    Tedjo: KPK Tidak Kuat Bila Didukung Tidak Jelas


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.