Pelayanan Buruk, Maskapai Ryanair Didenda Rp 7,9 M  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ryanair

    Ryanair

    TEMPO.CO, Jakarta: Pesawat yang sering terlambat, biaya-biaya yang dikenakan mendadak, dan penjualan yang memaksa saat di udara telah dianggap mengganggu penumpang pesawat Ryanair.

    Pelayanan yang buruk ini membuat maskapai asal Irlandia itu didenda sebesar 550 ribu euro (sekitar Rp 7,9 miliar) oleh badan antimonopoli Italia, Autorità Garante della Concorrenza e del Mercato (AGCM).

    Selain karena pelayanan buruk, Ryanair dikenai denda karena pelayanan pelanggan (customer service) yang mematok biaya besar, namun tak pernah bisa menyelesaikan masalah-masalah yang dialami penumpang.

    AGCM menerima keluhan yang sebagian besarnya berasal dari penumpang yang kesulitan mencari penerbangan alternatif karena biaya pembatalan yang sangat mahal. Penumpang Ryanair juga kesulitan mencari rincian dari biaya yang sangat mahal itu.

    Penumpang juga mengeluh bahwa sulit untuk mengubah pemesanan sebelum penerbangan dan mendapatkan informasi tentang pengaturan bagi penumpang yang menggunakan kursi roda.

    NEWS.COM.AU | WINONA AMANDA

    Baca juga:
    Sepekan Lagi Kasus 'Obor Rakyat' Akan Disidangkan

    Deddy Mizwar Dinilai Tak Bisa Didik Anak

    Soal Antrean BBM, Lumajang 'Warning' Pertamina

    4 Instansi Langgar Aturan Pergantian Pejabat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.