Israel Gagalkan Serangan Milisi ISIS  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para penonton menyaksikan eksekusi dari bawah gedung, eksekusi dilaksanakan dengan cara dijatuhkan dari atas gedung tinggi. Sebelumnya isis telah melakukan eksekusi terhadap seorang wanita, bahkan eksekusi mati terhadap seseorang yang dituduh gay bukanlah yang pertama, 17 Januari 2015. Dailymail.co.uk

    Para penonton menyaksikan eksekusi dari bawah gedung, eksekusi dilaksanakan dengan cara dijatuhkan dari atas gedung tinggi. Sebelumnya isis telah melakukan eksekusi terhadap seorang wanita, bahkan eksekusi mati terhadap seseorang yang dituduh gay bukanlah yang pertama, 17 Januari 2015. Dailymail.co.uk

    TEMPO.COJakarta - Anggota sel ISIS tertangkap sedang memenggal kepala hewan sebagai latihan memenggal kepala manusia dalam rencana mereka menyerang Israel.

    Dailymail.co, Ahad, 18 Januari 2015, memberitakan laporan Badan Intelijen Shin Bet Israel bahwa terdapat tujuh orang yang tertangkap sebelum melakukan penyerangan. Mereka ditahan oleh Badan Intelijen Shin Bet Israel pada bulan November dan Desember 2014.

    Para terdakwa mengaku bahwa mereka merupakan bagian dari ISIS dan  rencana penyerangan Druze Israel--sebuah cabang Islam Syiah--serta sebagai petugas keamanan dan polisi. 

    Dilansir dari Jerusalem Post, Ahad, 18 Januari 2015, mereka diyakini sebagai anggota ISIS pertama dan ditemukan beroperasi di Israel. Seorang terdakwa bernama Adnan Aladin, 40 tahun, pengacara di Nazareth, diklaim sebagai pasukan resmi dan senior ISIS di Palestina.

    Nama terdakwa lainnya adalah Hasam Marisat, 30 tahun, Karim Abu-Tzalah (22), Ala Abu-Tzalah (27), Halad Abu Tzalah (30), Sarif Khaled Abu-Tzalah (29), dan Muhammad Abu Tazalah (27). 

    Mereka yang diyakini berasal dari utara Kota Sakhnin ditahan di Haifa dengan tuduhan telah bergabung dan membantu kelompok teroris. Mereka juga mencoba menghubungi kelompok teroris di luar neegri untuk mendirikan cabang jaringan teroris.

    Layanan keamanan Israel menyatakan para terdakwa berencana melarikan diri ke Suriah untuk memperjuangkan ISIS setelah melakukan serangan di Israel. Kelompok ekstremis tersebut saat ini telah menguasai sekitar sepertiga dari Irak dan Suriah. Ribuan umat Islam dari negara-negara Barat diyakini telah berbondong-bondong ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS, termasuk sekitar 30 warga Israel.

    DAILYMAIL | JERUSALEMPOST | INDEPENDENT.CO | CININTYA SYAKYAKIRTI

    Baca juga:
    Premium Masih Langka di Banyuwangi
    Tim Polda Jatim Buru Penembak Aktivis Antikorupsi
    Mahasiswi Berutang 1 Miliar Ditagih Dunia Akhirat
    Kantor Bersama, Berbagi Ruang Kerja di Jakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.