Pemakaman Tertua di Adelaide Jadi Obyek Wisata

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemakaman tertua West Terrace di Adelaide, Australia. (graemerose)

    Pemakaman tertua West Terrace di Adelaide, Australia. (graemerose)

    TEMPO.CO, Adelaide - Pemakaman West Terrace dibuka untuk wisatawan yang ingin mempelajari sejarah di balik kematian orang-orang yang dimakamkan di sana. Kendati terlihat seram, pemakaman tersebut berhasil menarik perhatian wisatawan. (Baca: Meliuk di Antara Pinus Manglayang)

    Data yang dirilis Otoritas Pemakaman Adelaide menyatakan jumlah wisatawan tertinggi di pemakaman itu, yakni 12.672 orang.

    Hasilnya merupakan peningkatan jumlah pengunjung sebesar 26% dibandingkan dengan 2013 dan meningkat dua kali lipat dibandingkan 6153 orang yang mengunjungi pemakaman itu pada tahun 2011.

    Kepala Otoritas Pemakaman Adelaide Robert Pitt mengaku senang dengan melonjaknya jumlah wisatawan di pemakaman West Terrace. (Baca: Di Jerman, Ada Makam Khusus Penyuka Sesama Jenis)

    "Tahun lalu merupakan tahun yang fantastis dalam kunjungan wisata di pemakaman West Terrace. Ini menandakan bahwa pemakaman ini dapat menjadi salah satu objek wisata utama di Australia Selatan," katanya.

    "Ini merupakan hasil kerja keras Otoritas Pemakaman Adelaide dalam mengembangkan makna sejarah dari pemakaman West Terrace dan cerita-cerita menarik dari orang-orang yang dimakamkan di sana. (Baca: Meninggal Setelah Dinobatkan Jadi Manusia Tertua)

    Tur berjalan kaki kami terbukti sangat populer tahun lalu, termasuk tur malam hari setiap Jumat dan menggabungkan suara dan cahaya teatrikal.

    Pemakaman ini juga dimasukkan ke South Australia Tourism Hall of Fame untuk keunggulannya dalam wisata sejarah dan budaya."

    Pihak pemakaman West Terrace melaksanakan tur bersama pemandu wisata setiap Selasa dan Minggu, serta tur malam setiap Jumat. Dalam tur ini terdapat kisah-kisah kemenangan dan kekalahan dalam sejarah, kehidupan orang-orang besar di negara bagian Australia ini. (Baca: 'Bayi' Tertua di Dunia Meninggal di Usia 20 Tahun)

    WINONA AMANDA| NEWS.COM.AU

    Terpopuler
    Terpicu Charlie Hebdo, Sutradara Prancis Mualaf
    Bocah Ini Memprotes Tuhan di Depan Paus Fransiskus
    Jokowi Tak Mempan Dilobi Raja dan PM Belanda
    Video Polisi Mirip Norman Kamaru Heboh di YouTube 
    Intel Cina Curi Desain Pesawat Tempur F-35


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?