Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Demo Charlie Hebdo, Menlu Israel Datang, Obama Ogah

image-gnews
Seorang pria meletakkan bunga untuk mengenang Korban Tewas di  kantor surat kabar Mingguan Charlie Hebdo, Paris, di Depan Kedutaan Besar Perancis di Berlin, Jerman, 8 Januari 2015. AP/Markus Schreiber
Seorang pria meletakkan bunga untuk mengenang Korban Tewas di kantor surat kabar Mingguan Charlie Hebdo, Paris, di Depan Kedutaan Besar Perancis di Berlin, Jerman, 8 Januari 2015. AP/Markus Schreiber
Iklan

TEMPO.CO, Paris - Menteri Luar Negeri Israel Avigdor Lieberman akan mewakili Israel dalam demonstrasi massa pada Ahad, 11 Januari 2015, di Paris. Menurut juru bicara Lieberman, Sabtu, 10 Januari 2015, dia hadir untuk menghormati 17 orang yang tewas selama tiga hari serangan kelompok garis keras Islam. Empat korban tewas dalam serangan di sebuah supermarket milik pengusaha Yahudi di Prancis.

"Menteri Luar Negeri Avigdor Lieberman akan berangkat besok ke Prancis. Ia akan mewakili Israel di Paris dalam demonstrasi solidaritas yang dilakukan atas serangan terakhir," kata sang juru bicara, Tzachi Moshe, dalam suatu pernyataan.

Sementara itu, menurut siaran pers yang dilansir Forbes, kantor pers Gedung Putih menegaskan bahwa Presiden Barack Obama tidak akan pergi ke Prancis untuk menghadiri demonstrasi itu.

Dalam pernyataan sebelumnya, Presiden Obama mengatakan, "Dan saya pikir penting bagi kami untuk memahami, Prancis adalah sekutu tertua kami. Saya ingin orang-orang Prancis mengetahui bahwa Amerika Serikat berdiri bersamamu hari ini, besok." Namun ia tidak akan berdiri bersama Prancis pada acara Ahad ini.

Demonstrasi telah marak sejak Sabtu lalu. "Tidak untuk terorisme," kata ratusan ribu orang yang turun ke jalan kemarin di kota-kota besar utama Prancis, seusai penembakan di majalah satiris Charlie Hebdo dan penyanderaan di pasar swalayan Yahudi.

Di dalam satu taklimat, Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve mengatakan 700.000 pemrotes ikut dalam berbagai pawai pada Sabtu lalu di Toulouse, Lille, Marseille, Lyon, Grenoble, dan Clermont-Ferrand.

Di Toulouse, tempat seorang bersenjata menewaskan tujuh orang, termasuk tiga anak kecil, pada 2012, warga tidak menunggu sampai pawai nasional digelar pada Ahad untuk mengutuk aksi teror dan rasisme.

Menurut data polisi, 120.000 orang berarak di jalan-jalan di kota di Prancis selatan tersebut.

Di Nantes, pawai menarik 70.000 pengunjuk rasa, yang menyampaikan keinginan untuk "Hidup bersama, bebas, setara, dan dalam solidaritas", demikian laporan Xinhua.

"Sebanyak 30.000 orang turun ke jalan di Nive, sementara orang dalam jumlah yang sama berpawai di Marseille dan 40.000 orang lain berunjuk-rasa di Lille, Prancis utara," demikian lapioran media setempat.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pawai besar-besaran di Prancis itu terjadi setelah 17 orang tewas dalam tiga hari belakangan akibat kekerasan yang diawali dengan penembakan pada Rabu lalu di markas majalah Charlie Hebdo--yang dikenal karena menyiarkan kartun yang mengolok-olok politikus dan pemimpin agama.

ANTARA

Berita Terpopuler
Gaya Hidup Budi Gunawan Jadi Perhatian
Kantor VoA di Jakarta Diteror Bom 
Kapal Baruna Tangkap Ping Diduga Sinyal Black Box

 

 

 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Anak Penderita Lumpuh Sekarat Digigit Tikus, 225 Luka Ditemukan  

10 September 2017

Ilustrasi tikus. Getty Images
Anak Penderita Lumpuh Sekarat Digigit Tikus, 225 Luka Ditemukan  

Pengalaman tragis seorang anak yang menderita lumpuh dikeroyok tikus hingga ditemukan 225 luka di tubuhnya.


Paris Pertama Kali Sediakan Taman Bersantai untuk Kaum Nudis  

31 Agustus 2017

Taman Bois de Vincennes. Parisianist.com
Paris Pertama Kali Sediakan Taman Bersantai untuk Kaum Nudis  

Kota Paris untuk pertama kali membuat ruang bersantai kaum nudis, orang-orang yang hidup tanpa busana atau telanjang, di taman Bois de Vincennes.


Mobil Menyeruduk Halte Bus di Marseille, Prancis Tewaskan 1 Orang

21 Agustus 2017

Polisi Prancis mengamankan daerah setelah satu orang terbunuh dan satu lainnya terluka akibat sebuah mobil menabrak terminal bus di pelabuhan Prancis, Marseille, Prancis, 21 Agustus 2017. REUTERS
Mobil Menyeruduk Halte Bus di Marseille, Prancis Tewaskan 1 Orang

Seorang pria dengan mengendarai mobil curian menyeruduk halte bus di Marseille, Prancis pagi hari ini yang menewaskan satu wanita.


Prancis Tangkap Seorang Pria Terduga Penabrak 6 Tentara

10 Agustus 2017

Mobil BMW dengan yang diduga menabrakkan rombongan tentara di Marquise, Prancis, 9 Agustus 2017. REUTERS/Pascal Rossignol
Prancis Tangkap Seorang Pria Terduga Penabrak 6 Tentara

Perdana Menteri Edouard Philippe menegaskan bahwa orang yang ditangkap adalah orang yang sama yang melakukan serangan tersebut


Warga Prancis Tolak Status Ibu Negara untuk Istri Emmanuel Macron

8 Agustus 2017

Presiden Prancis, Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte Trogneux bersepeda bersama dari rumahnya di Le Touquet, Prancis, 17 Juni 2017. REUTERS/Philippe Wojazer
Warga Prancis Tolak Status Ibu Negara untuk Istri Emmanuel Macron

Petisi penolakan menuntut agar tidak ada dana publik yang disisihkan untuk posisi ibu negara bagi Briggite, istri Emmanuel Macron


Berselisih Dengan Macron, Panglima Militer Prancis Mundur

20 Juli 2017

Presiden Prancis Francois Hollande (kiri) bersama Kepala Staf Angkatan Darat, General Pierre de Villiers,  ikut dalam parade Bastille Day di Paris, 14 Juli 2014. AP/Gonzalo Fuentes
Berselisih Dengan Macron, Panglima Militer Prancis Mundur

Panglima militer Prancis mengumumkan pengunduran dirinya setelah dikecam Presiden Emmanuel Macron karena memprotes pemotongan anggaran militer


Istri Emmanuel Macron Buktikan Kalau Umur itu Sekadar Angka

10 Juli 2017

Ibu Negara Prancis Brigitte Macron (kiri), Ibu Negara Argentina Juliana Awada, dan Ibu Negara Australia Lucy Turnbull, setelah melakukan tur bagi pasangan kepala negara pada hari pertama KTT G-20 di Hamburg, Jerman, 7 Juli 2017. Berikut gaya sejumlah ibu negara. REUTERS/Jens Bttner,
Istri Emmanuel Macron Buktikan Kalau Umur itu Sekadar Angka

Penampilan istri Presiden Prancis Emmanuel Macron, Brigitte Macron memilih busana yang membuatnya tampak lebih muda dan enegik.


Sopir Bus di Prancis Kenakan Rok Hadapi Cuaca Panas Esktrem

23 Juni 2017

Sopir bus di Prancis mengenakan rok saat bekerja untuk memprotes larangan mengenakan celana pendek saat gelombang panas. PRESSE OCEAN
Sopir Bus di Prancis Kenakan Rok Hadapi Cuaca Panas Esktrem

Sopir bus di Prancis mulai mengenakan rok untuk menghadapi suhu yang panas ekstrem.


Ribuan Warga Paris Sambut Presiden Macron di Arc de Triomphe

14 Mei 2017

Monumen untuk pahlawan tak dikenal Prancis, Arc de Triomphe, Paris, dijaga ketat polisi menjelang kedatangan Presiden Emmanuel Macron, yang dilantik, 14 Mei 2017. Tempo/Yudono
Ribuan Warga Paris Sambut Presiden Macron di Arc de Triomphe

Ribuan warga Prancis memadati Jalan Champ Elysee untuk menyaksikan presiden baru Emmanuel Macron, yang akan menuju monumen Arc de Triomphe, Paris.


Macron Dilantik Jadi Presiden Prancis, Paris Dijaga Ketat  

14 Mei 2017

Emmanuel Macron.  REUTERS/Regis Duvignau
Macron Dilantik Jadi Presiden Prancis, Paris Dijaga Ketat  

Selama Hollande memerintah lima tahun, pertumbuhan ekonomi Prancis lamban.