Teroris di Paris, Kakak Beradik Ditembak Mati  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto pencarian Cherif Kouachi dan Said Kouachi, tersangka penyerangan kantor media Charlie Hebdo di Paris, dipublikasi kepolisian pada 8 Januari 2015.  REUTERS/Paris Prefecture de Police/Handout via Reuters

    Foto pencarian Cherif Kouachi dan Said Kouachi, tersangka penyerangan kantor media Charlie Hebdo di Paris, dipublikasi kepolisian pada 8 Januari 2015. REUTERS/Paris Prefecture de Police/Handout via Reuters

    TEMPO.CO, Jakarta -Upaya  kepolisian Prancis memburu, dua  terduga teroris Said Kouachi dan Cherif Kouachi,  berakhir dengan tragis.  Dua kakak beradik  yang  bersembunyi di percetakan kecil  di Dammartin-en-Goele--sekitar  25 mil dari Paris--ditembak hingga tewas pada Jumat petang (9 Januari 2015)  waktu setempat.

    Said dan Cherif  diburu  selama dua hari karena diduga kuat sebagai pelaku serangan mematikan di kantor Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang. Keduanya sempat dikejar pasukan bersenjata  di sebuah jalan raya, lalu masuk ke percetakan.

     “Kami melakukan kontak dengan keduanya,” kata Mohammed Douhane, perwira polisi yang melakukan negosiasi. “Mereka mengatakan ingin mati sebagai martir. Mereka terjebak dan tahu tidak bisa kemana-mana.”

    Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazaneuve mengatakan polisi mengerahkan 88.000 aparat untuk memburu kedua bersaudara itu.  (Baca:  Penyerang Charlie Hebdo Menyandera)

    Dalam pelariannya,  Said Kouachi dan Cherif Kouachi   menyandera satu orang. Tembakan senjata dan ledakan terdengar ketika pasukan keamanan Prancis yang berseragam hitam menyerbu gudang itu. Dikabarnya, sandera berhasil dibebaskan dengan selamat.

    Dalam operasi terpisah,  kepolisian Prancis juga menyerbu sebuah pasar swalayan di wilayah Porte de Vincennes.   Teroris bersenjata, yang menyandera beberapa orang serta mengancam akan membunuh sandera  jika polisi menyerang  Kouachi bersaudara. (Baca:  Teror Paris Berlanjut, Lima Orang Disandera)

    Si penyandera  bernama  Amedy Coulibaly, 32 tahun.  Polisi menduga, penyandera adalah orang yang sama dengan pelaku penyerangan seorang polisi wanita Clarissa Jean-Philippe di Montrouge, Kamis lalu.

    Saat polisi memasuki pasar swalayan itu, terdengar lima dentuman dan tembakan senjata api. Penyendera tewas. Sesudahnya, para sandera dibebaskan dan dibawa ke tempat yang aman.  Dikabarnya pula,  setidaknya empat sandera ikut tertembak dan meninggal karena sempat ditembak oleh penyandera..

    LEXPRESS | Guardian| BBC | REUTERS

    VIDEO TERKAIT:

     Berita Lain:
    Jokowi Periksa Gigi di Layanan Kesehatan DKI
    Korban Kapal Oryong Dapat Kompensasi US$ 15 Ribu
    Facebook Akuisisi Perusahaan Konversi Video
    Cegah Korupsi, KPK Ancam Pejabat
    Panglima Moeldoko: Kotak Hitam Air Asia Terlempar

     

     

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.