Penyerang 'Pembalasan Nabi' Charlie Hebdo Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasukan anti teror Prancis memburu tersangka pelaku penyerangan kantor  Charlie Hebdo di Reims, 8 Januari 2015. FRANCOIS NASCIMBENI/AFP/Getty Images

    Pasukan anti teror Prancis memburu tersangka pelaku penyerangan kantor Charlie Hebdo di Reims, 8 Januari 2015. FRANCOIS NASCIMBENI/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Paris - Kepolisian Prancis telah mengidentifikasi dua orang penyerang kantor majalah Charlie Hebdo di Paris, Prancis, pada Rabu, 7 Januari 2015. Dikutip dari Daily Mail pada Kamis, 8 Januari 2014, pasukan anti-teorisme Prancis mengidentifikasi mereka bersembunyi di Reims, kota yang ada di timur laut Paris.

    Kedua orang tersebut adalah Said Kouachi, 34 tahun, dan Cherif Kouachi, 32 tahun, keduanya diketahui bersembunyi bersama Hamyd Mourad, 18 tahun. Pada Rabu malam, pasukan anti-terorisme langsung memburu mereka. (Baca: Penyerang Majalah Anti-ISIS Bawa Nama Nabi)

    NBC News melaporkan pasukan anti-teror sudah menangkap dua dari tiga orang tersebut. "Satu tewas," tulis NBC News mengutip pernyataan dari salah seorang pasukan anti-teror Amerika. Namun pernyataan ini belum dikonfirmasi otoritas kepolisian Paris.

    Dalam insiden penyerangan ini dua belas awak redaksi Charlie Hebdo tewas. Beberapa orang dilaporkan terluka. Diduga, serangan ini berkaitan dengan tindakan Charlie Hebdo memuat karikatur Nabi Muhammad SAW. Majalah mingguan ini beberapa kali menuai ancaman karena memuat karikatur yang menghina Nabi Muhammad SAW. (Baca: Sebab Majalah Anti-ISIS Diserang)

    SYAILENDRA

    Terpopuler
    Heboh Wanita Medok Halau ISIS di YouTube
    Ekor Air Asia Ditemukan, Penyelam Kehabisan Oksigen
    Interupsi Khotbah Jumat Ngawur Boleh, Ini Dasarnya
    Ekor Air Asia Ditemukan di Dasar Laut
    Perintah Jonan jika Black Box Air Asia Ketemu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.