Sindir ISIS, 11 Pekerja Majalah Tewas Ditembak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis membawa seorang terluka akibat serangan dua orang bersenjata di di kantor koran Perancis, Charlie Hebdodi Paris, Perancis, 7 Januari 2015. Polisi mengatakan setidaknya ada 11 orang tewas dan 10 orang luka-luka. (AP Photo)

    Petugas medis membawa seorang terluka akibat serangan dua orang bersenjata di di kantor koran Perancis, Charlie Hebdodi Paris, Perancis, 7 Januari 2015. Polisi mengatakan setidaknya ada 11 orang tewas dan 10 orang luka-luka. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Paris - Aksi penembakan terjadi di ibu kota Prancis, Paris, Rabu, 7 Januari 2017. Kepala Komunikasi Polisi Paris Xavier Castaing menyebutkan sebelas orang tewas dalam peristiwa penembakan terhadap kantor majalah Charlie Hebdo.

    Mendengar peristiwa ini, Presiden Prancis Francois Hollande segera ke lokasi insiden kantor majalah itu di bagian timur Paris. Hollande lalu menggelar sebuah sidang darurat. Hal itu dikemukakan seorang sumber di kantornya.

    Sebanyak sebelas orang tewas, di antaranya seorang jurnalis, dan sepuluh lainnya terluka. Di antara yang terluka, lima orang dalam kondisi kritis. Sebelum terjadi tembakan, Charlie Hebdo baru saja meng-tweet tentang kartun pemimpin kelompok milisi Negara Islam (IS/ISIS), Abu Bakr al-Baghdadi. Majalah mingguan tersebut tercatat beberapa kali beroleh ancaman karena memuat karikatur yang menghina Nabi Muhammad SAW dan beberapa sketsa yang memunculkan kontroversi (baca: Ini Penyebab Kantor Media Charlie Hebdo Ditembaki).

    REUTERS | WASHINGTON POST | DWI ARJANTO

    Berita Lainnya
    Australia Ingatkan Warganya di Indonesia 
    Gerakan Anti-Islam Muncul di Jerman
    Coba Hentikan Perampokan, 2 Polisi Malah Ditembak 
    Prancis Siap Gempur Pemberontak di Libya
    AS Menentang Sikap Israel Bekukan Pajak Palestina







     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.