Coba Hentikan Perampokan, 2 Polisi Malah Ditembak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian New York City mengelilingi seorang pria yang mengancam akan terjun dari atap sebuah gedung di Times Square, New York, Kamis 16 Oktober 2014. Pria itu kemudian berhasil diamankan polisi. REUTERS/Adrees Latif

    Petugas kepolisian New York City mengelilingi seorang pria yang mengancam akan terjun dari atap sebuah gedung di Times Square, New York, Kamis 16 Oktober 2014. Pria itu kemudian berhasil diamankan polisi. REUTERS/Adrees Latif

    TEMPO.CO, New York - Dua polisi berpakaian preman yang mencoba menghentikan aksi perampokan di Bronx, New York City, ditembak pada Senin malam, 5 Januari 2015, waktu setempat. Polisi bernama Andrew Dossi ditembak di bagian lengan dan punggung, sedangkan Aliro Pellerano ditembak di lengan dan dada sekitar pukul 22.30 di Fordham Heights.

    Keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit St. Barnabas, dan kini sedang dalam perawatan. Dossi, telah dioperasi dan kini masih dalam kondisi kritis namun stabil, sementara Pellerano dalam kondisi stabil.

    Wali Kota New York, Bill de Blasio, telah mengunjungi keduanya kemarin malam. "Ini benar-benar kasus di mana petugas kepolisian harus terpanggil untuk melindungi sesama warga New York," kata de Blasio seperti dilansir New York Daily News, Selasa, 6 Januari 2015. "Ini adalah indikator lain bahaya yang dihadapi semua petugas polisi dalam menjalankan tugas. Kami bergantung pada mereka untuk menjaga kota ini agar aman." (Baca juga: Daftar Penembakan Brutal di Amerika Serikat)

    Komisaris Polisi Departemen Kepolisian New York Bill Bratton mengatakan kedua petugas yang ditembak bertugas di unit anti-kejahatan. Menjelang pergantian tugas malam itu, keduanya merespons sebuah perampokan bersenjata di sebuah restoran Cina, di East 184th Street and Tiebout Avenue, selatan Fordham University. Satu tersangka berlari di dalam restoran dan menembaki polisi melalui pintu.

    Penembakan itu terjadi hanya beberapa pekan setelah dua petugas NYPD, Wenjian Liu, 32 tahun, dan Rafael Ramos, 40 tahun, ditembak oleh seorang pria yang mengaku ingin membalas kematian dua orang kulit hitam di Ferguson, dan New York musim panas ini.

    Juru bicara Departemen Kepolisian New York, Kim Y. Royster, mengatakan polisi kini tengah memburu dua penyerang yang terlibat dalam penembakan. Penembakan terjadi saat kedua polisi menghentikan sebuah kendaraan. (Baca juga: Memalak Turis, Spider-Man Ditangkap Polisi New York)

    Sebuah pistol ditemukan dekat lokasi penembakan, namun tidak jelas apakah itu milik salah satu pelaku. "Setidaknya salah satu penyerang keluar dari mobil dan menembak polisi," kata Royster. Satu penyerang diperkirakan terluka dalam baku tembak tersebut.

    NEW YORK DAILY NEWS | NEW YORK TIMES | ROSALINA

    Terpopuler Dunia:
    Ulama Malaysia Haramkan Yoga dan Kopi Luwak
    AS-Rusia Terancam Kembali ke Era Persaingan Nuklir
    Setelah Tinjau Banjir, PM Malaysia Terinfeksi E.coli
    Wanita Transgender Terpilih Jadi Wali Kota India


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?