Paus Fransiskus Pilih 15 Kardinal Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Imam Besar Istanbul, Rahmi Yaran (kanan), berbincang dengan Paus Fransiskus di Masjid Sultan Ahmet di Istanbul, Turki, 29 November 2014.  AP/L'Osservatore Romano

    Imam Besar Istanbul, Rahmi Yaran (kanan), berbincang dengan Paus Fransiskus di Masjid Sultan Ahmet di Istanbul, Turki, 29 November 2014. AP/L'Osservatore Romano

    TEMPO.CO, Vatikan - Paus Fransiskus telah memilih 15 kardinal baru yang berasal dari 14 negara berbeda. Alasannya, Paus ingin menunjukkan keragaman dan pertumbuhan gereja di Asia serta Afrika.

    "Gereja datang dari setiap benua dan menunjukkan hubungan yang tak terputuskan gereja Roma dengan gereja-gereja di dunia," kata Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Ahad, 4 Januari 2015.

    Belasan kardinal tersebut ada yang berasal dari Tonga, Selandia Baru, Tanjung Verde, Myanmar, Ethiopia, Thailand, dan Vietnam. Usia mereka di bawah 80 tahun sehingga memenuhi syarat untuk memilih paus. Mereka secara resmi akan dilantik pada 14 Februari 2014.

    Ini merupakan kedua kalinya Paus Fransiskus mengumumkan pengangkatan kardinal baru yang berasal dari berbagai negara. Pada Januari 2014, dia mengumumkan 19 kardinal baru yang dua di antaranya dari Haiti dan Burkina Faso.

    Selain kardinal baru, Paus Fransiskus juga mengumumkan ihwal pertemuan dengan semua kardinal pada 12 dan 13 Februari mendatang. Pertemuan tersebut akan membahas orientasi dan proposal untuk reformasi Kuria Romawai, birokrasi administrasi Vatikan.

    BBC | GUARDIAN | SINGGIH SOARES

    Berita lain:
    Jonan Balas 'Surat Cinta' Pilot Qatar Airways 

    Surat Cinta Menteri Jonan untuk Para Pilot

    Bodi AirAsia Ditemukan, Kapal Singapura Dapat Apa?  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.