TIME Buka Identitas Sumber Anonimnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta: Majalah TIME bersedia mengungkapkan narasumber anonimnya di pengadilan, demi menyelamatkan wartawannya dari hukuman penjara.Reporter majalah itu, Matthew Cooper, dan reporter harian New York Times, Judith Miller, menghadapi hukuman penjara 120 hari setelah kasasinya dalam kasus pengungkapan identitas agen rahasia CIA ditolak Mahkamah Agung Amerika Serikat. Redaktur Pelaksana TIME Norman Pearlstine mengaku telah mengambil keputusan sulit itu melalui banyak perenungan. Pertama, Mahkamah Agung bicara dalam kasus yang melibatkan keamanan nasional. "Kedua, kami tidak di atas hukum dan kami harus berkelakuan sebagaimana warga negara biasa," katanya dalam wawancara dengan kantor berita CNN, Kamis (30/6) waktu setempat.Dokumen-dokumen yang akan diungkapkan berupa catatan wawancara Cooper dan kertas-kertas kerja reporter dan redakturnya, yang berkaitan dengan artikel agen CIA. Rabu (29/6) lalu, Hakim Thomas F. Hogan dari Pengadilan Distrik Federal Washington memang memerintahkan Cooper dan Miller dipenjara karena menolak bersaksi di depan dewan juri. Hakim juga memerintahkan kedua media massanya membayar denda. Valerie Plame, agen rahasia CIA, bocor ke publik melalui artikel di New York Times tulisan Robert Novak. Plame adalah agen yang ditugasi dalam kasus pengembangan senjata pemusnah massal di Irak. Delapan hari sebelum artikel itu ditulis, suami Plame, mantan duta besar Joe Wilson, mengkritik Presiden George W. Bush yang mengklaim Irak telah membeli uranium dari Niger. Munculnya artikel Novak mengejutkan Wilson karena nama istrinya sebagai agen rahasia bocor. Cooper langsung menolak keputusan kantornya. "Setelah hampir dua tahun saya melindungi narasumber rahasia, bahkan di bawah ancaman akan dipenjara, saya sangat kecewa dengan keputusan itu," kata Cooper.New York Times juga berang. "Kami sangat kecewa dengan keputusan TIME untuk mengungkapkan dokumen itu," kata Arthur Sulzberger Jr., dari harian itu. Newyorktimes/AFP/Deddy Sinaga

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.