Tahun Baru di Shanghai Makan Korban, Apa Sebabnya?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kembang api menerangi Sydney Opera House dan Harbour Bridge dalam pertunjukan kembang api sebelum perayaan Tahun Baru, 31 Desember 2014.  Diperkirakan 1,6 juta penduduk akan menyaksikan pertunjukan kembang api pada perayaan tahun baru. AP/Rob Griffith

    Kembang api menerangi Sydney Opera House dan Harbour Bridge dalam pertunjukan kembang api sebelum perayaan Tahun Baru, 31 Desember 2014. Diperkirakan 1,6 juta penduduk akan menyaksikan pertunjukan kembang api pada perayaan tahun baru. AP/Rob Griffith

    TEMPO.CO, Shanghai - Perayaan pergantian tahun baru di Alun-alun Chenyi, Shanghai, Cina, berakhir tragis. Sebanyak 35 orang tewas dan 42 lainnya mengalami luka-luka akibat terinjak-injak.

    Insiden itu terjadi menjelang detik-detik pergantian tahun sekitar pukul 23.35 waktu setempat. Seorang saksi mata mengatakan, sesaat sebelum kejadian, ada lembaran kupon mirip uang dolar Amerika dilempar dari sebuah gedung berlantai tiga tidak jauh dari lokasi. (Baca: Pesta Tahun Baru, 35 Warga Shanghai Tewas Terinjak)

    Melihat "duit" bertebaran, ratusan ribu orang yang memadati tempat perayaan langsung berebutan. Walhasil, sebagian dari mereka terinjak-injak. Menurut kantor berita Xinhua, mayoritas korban luka-luka adalah pelajar. Mereka kini telah mendapatkan perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Shanghai, seperti Rumah Sakit Changzheng dan Ruijin.

    Dalam situs resminya, pemerintah Shanghai mengatakan telah memulai penyelidikan. Rencananya, pertemuan darurat akan dilakukan untuk memastikan langkah-langkah pengamanan lanjutan di kota.

    Satu minggu sebelum perayaan, otoritas Shanghai membatalkan pertunjukan laser 3D yang pada 2013 mampu menarik 300 ribu pengunjung. Alasan pembatalan adalah kekhawatiran soal pengendalian massa.

    SINGGIH SOARES | XINHUA | REUTERS

    Berita Terpopuler
    Indonesia-Berduka-Ahok-Tolong-Jangan-Hura-hura
    Tahun-Baru-Wisata-di-Tangkuban-Parahu-Dibatasi
    Djarot-Buka-2015-dengan-Bersih-bersih-Bundaran-HI

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.