Serangan Boko Haram di Nigeria, 15 Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kepolisian melakukan olah TKP lokasi pemboman di Masjid pusat Kano, Nigeria, 28 November 2014. Serangan yang diduga militan Boko Haram menewaskan 64 orang dan ratusan luka-luka. REUTERS/Stringer

    Petugas kepolisian melakukan olah TKP lokasi pemboman di Masjid pusat Kano, Nigeria, 28 November 2014. Serangan yang diduga militan Boko Haram menewaskan 64 orang dan ratusan luka-luka. REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Kano - Sedikitnya 15 orang dilaporkan tewas menyusul serangan sejumlah orang bersenjata dari Boko Haram ke sebuah desa di sebelah utara Nigeria. Menurut warga desa setempat, militan Islam itu membakar rumah penduduk selama penyerbuan berlangsung pada Selasa, 30 Desember 2014, di Desa Kautikari, tak jauh dari Chibok.

    Pemberontak Boko Haram dikutuk dunia internasional ketika mereka menculik lebih dari 200 gadis sekolah dari Chibok pada April 2014. Para korban penculikan mengaku mereka dijual untuk dijadikan budak.

    Peristiwa penyerangan desa itu berlangsung hanya beberapa pekan setelah Boko Haram menculik sedikitnya 185 perempuan dan anak-anak serta membunuh 32 orang dalam drama penyerbuan di desa lainnya dekat Chibok.

    Boko Haram melakukan aksi teror di sebelah utara Nigeria sejak 2009, menyerang polisi, sekolah, gereja, penduduk sipil, dan meledakkan gedung-gedung pemerintah. Kekerasan di negeri tersebut meningkat tajam dalam beberapa bulanini, usai perhelatan dua pemilu pada Februari 2014.

    Kelompok Islam yang dikategorikan sebagai organisasi teroris oleh dunia internasional itu mengatakan kelompoknya ingin menegakkan hukum Islam di seluruh wilayah Nigeria serta membagi negara tersebut ke dalam dua kelompok yakni mayoritas Islam di Utara dan sebagian kristen di Selatan.

    CNN | CHOIRUL

    Baca juga:
    Pembunuh Bersenjata Bom Ikan Resahkan Lumajang
    Malam Tahun Baru di DKI, Lokasi Ini Rawan Tawuran
    Premium Turun, Begini Formula Penetapan Harganya
    Kenapa Ruang Ini Jadi Crisis Center Air Asia?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.