AirAsia dan 3 Pesawat Malaysia yang Bernasib Tragis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duka keluarga penumpang AirAsia QZ8501 saat menunggu kabar terbaru terkait hilangnya pesawat tersebut di Bandara Internasional Juanda di Surabaya, 28 Desember 2014. (AP Photo)

    Duka keluarga penumpang AirAsia QZ8501 saat menunggu kabar terbaru terkait hilangnya pesawat tersebut di Bandara Internasional Juanda di Surabaya, 28 Desember 2014. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesawat AirAsia hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya, Jawa Timur menuju Singapura pada Ahad pagi, 28 Desember 2014. Pesawat milik maskapai Malaysia ini berangkat dari Surabaya pukul 06.36, dan dijadwalkan tiba di Singapura pada 07.20.

    Tapi hingga pukul 13.00, pesawat yang mengangkut 162 penumpang dan awak ini belum tiba di tujuan. Sebelum kejadian ini, dua pesawat Malaysia juga mengalami nasib tragis pada 2014. Berikut dua pesawat tersebut:

    Pesawat MH370
    Awal tahun ini, publik dibuat heboh dengan hilangnya pesawat Malaysia Airlines pada 8 Maret lalu. Pesawat yang mengangkut 227 penumpang dan 12 awak ini lepas landar dari Kuala Lumpur pada pukul 00.41 waktu setempat dan dijadwalkan mendarat di Beijing pada 06.30. Tapi, sekitar 51 menit setelah terbang, sinyal MH370 menghilang dari radar Departemen Penerbangan Sipil Malaysia. Pesawat juga tak memasuki wilayah udara Cina atau membuat kontak dengan menara pengawas negeri itu.

    Berbagai spekulasi muncul soal hilangnya pesawat ini. Mulai dari diitembak jatuh, Berada di "bayangan" radar pesawat lain dan terbang ke arah lain, disabotase, habis terbakar, hingga dibajak kemudian dihancurkan. Hingga kini, belum ada kabar bahwa pesawat itu ditemukan.

    Selanjutnya: MH17


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.