AirAsia Batalkan Penerbangan Melbourne-Bali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat AirAsia tipe Airbus A320 di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Maret 2012. Dok. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Pesawat AirAsia tipe Airbus A320 di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Maret 2012. Dok. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penerbangan pesawat AirAsia X dari Melbourne, Australia, menuju Bali dibatalkan dengan pemberitahuan hanya beberapa hari sebelumnya. Seperti dikutip dari The Age pada Sabtu, 27 Desember 2014, maskapai penerbangan Malaysia ini tak jadi terbang pada 26 Desember karena tak mendapat izin dari otoritas penerbangan Australia dan Indonesia.

    Penerbangan AirAsia melalui rute baru ini sudah diiklankan sejak beberapa bulan yang lalu. Tapi penumpang kemudian mendapat pesan tertulis pada hari Natal bahwa penerbangan mereka saat libur panjang dan seterusnya dibatalkan, dan mereka bisa terbang ke Bali lewat Kuala Lumpur dengan penerbangan berikutnya. (Baca: Jalur Pesawat Air Asia Versi Flightradar24)

    Rute AirAsia tersebut memakan waktu lebuh lama, dari 6 jam menjadi 13 jam. Mereka tiba pada hari berikutnya. Alhasil, para penumpang menyia-nyiakan akomodasi yang telah mereka pesan sebelumnya. (Baca: Pesawat Hilang di Belitung, Adik Ahok Buat Posko)

    AirAsia ini tak menjelaskan berapa penumpang yang terkena imbas pembatalan itu. Tapi, seorang wanita dari Melbourne, Oliva Canning yang penerbangannya dialihkan pada hari libur panjang pertama mengatakan sebagian besar penumpang di pesawat itu awalnya memesan tiket untuk penerbangan langsung. (Baca: Adik Ahok Kerahkan Nelayan Cari Pesawat Hilang Kontak)

    Angela Menz, yang juga berasal dari Melbourne, sebelumnnya dijadwalkan terbang langsung ke Bali pada Sabtu pukul 18.30. Tapi kemudian penerbangannya dialihkan pada Ahad pukul 01.45. "Pada hari Natal saya mendapat pesan bahwa penerbangan diubah dan melewati Kuala Lumpur," ujarnya. (Baca: AirAsia Benarkan Pesawatnya Hilang Kontak)

    Dia menambahkan, pesanan hotelnya yang telah dibayar di awal menjadi terbuang sia-sia. "Kami harusnya tiba setelah pukul 10 malam, tapi sekarang saya baru tiba hingga siang hari berikutnya," katanya. Padahal, dia memilih terbang dengan AirAsia karena penerbangan langsung tersebut. (Baca: Status AirAsia yang Hilang: Delayed)

    Para penumpang belum mengetahui apakah nantinya penerbangan kembali ke Melbourne akan melalui Kuala Lumpur. (Baca: AirAsia Hilang Kontak di 34 Ribu Kaki)

    Seorang juru bicara AirAsia X mengatakan penerbangan dialihkan karena penundaan tak terduga saat proses persetujuan dokumentasi yang diperlukan. Menurut dia, maskapai itu bekerja dengan otoritas yang relevan, termasuk direktorat jenderal di Indonesia dan Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil Australia untuk melengkapi dokumen itu. (Baca: Pesawat AirAsia Hilang Kontak)

    Maskapai ini juga mengumumkan bahwa tiga minggu lalu mereka menghentikan penerbangan langsung antara Adelaide dan Kuala Lumpur. (Baca: Adik Ahok Cari Pesawat Hilang Kontak di Belitung)

    NUR ALFIYAH

    Topik terhangat:

    Banjir | Natal dan Tahun Baru | 10 Tahun Tsunami | ISIS | Susi Pudjiastuti

    Berita terpopuler lainnya:
    Golongan Listrik Ini Tak Disubsidi per 1 Januari
    Faisal Basri Sebut Harga Premium di 'Ruang Gelap' 
    Hujan Deras, di Mana Saja Titik Banjir Jakarta?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.