Hitler Ubah Kumis, Ini alasannya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Baz (kanan) dan foto Adolf Hitler. Dokter terpaksa mengangkat mata kiri Baz yang terluka parah. Dailymail.co.uk/AP

    Baz (kanan) dan foto Adolf Hitler. Dokter terpaksa mengangkat mata kiri Baz yang terluka parah. Dailymail.co.uk/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemimpin Nazi, Adolf Hitler, terkenal tidak hanya karena kekejamannya terhadap kaum Yahudi, tetapi juga karena kumisnya yang menyerupai sikat gigi. Ternyata, ada alasan sendiri kenapa Hitler membuat kumisnya menyerupai sikat gigi.

    Dikutip dari situs Daily Mail, Agustus lalu, kumis Hitler yang terkenal tersebut adalah hasil dari Perang Dunia I. Sebagaimana diketahui, Hitler ikut dalam perang tersebut sebelum menjadi figur penting dalam Perang Dunia II. (Baca: Tahanan Nazi Asal Indonesia: Bangkai Jadi Rebutan)

    Awalnya, Hitler memiliki kumis yang menyerupai kumis Pak Raden, yaitu lebat, panjang, dengan lengkungan di kedua ujungnya. Namun, selama perang, kumis lebat itu justru mengganggu karena menghalangi masker gas terpasang kencang di area mulutnya. "Hitler kemudian mencukur kumis tersebut di rumah sakit," ujar seorang produser film dokumenter Hitler di History Channel, Stephen David. (Baca: Siapa Penumpang Kapal Hitler yang Masuk Indonesia?)

    Seusai Perang Dunia I, seperti yang kita tahu, Hitler tidak mengubah model kumisnya hingga ia meninggal pada tahun 1945, akhir Perang Dunia. Salah satu alasannya karena model kumis seperti Hitler pun tengah menjadi tren saat itu. "Tapi Hitler tak lama membunuh tren tersebut sebab dia lebih terkenal karena itu," ujar Stephen.

    ISTMAN M.P. | DAILY MAIL

    Baca juga:
    Hindari Zina, MUI Ngotot Usia Nikah 16 Tahun

    Xiaomi Dilarang di India

    Diajak Ikut Iringan Jokowi, Apa Kata Sultan Yogya?

    Dijerat KPK, Bupati Zaini Dibela Golkar Versi Ical


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?