Tragedi Oryong, ABK Indonesia Dikontrak 2 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapal penangkap ikan Oryong 501 dioperasikan oleh Sajo Industries, dikabarkan tenggelam di Laut Bering, lepas pantai wilayah Chukotka timur jauh Rusia, 1 Desember 2014. Satu orang tewas dan nasib lebih dari 50 lainnya tidak diketahui. REUTERS/Sajo Industri /Yonhap

    Kapal penangkap ikan Oryong 501 dioperasikan oleh Sajo Industries, dikabarkan tenggelam di Laut Bering, lepas pantai wilayah Chukotka timur jauh Rusia, 1 Desember 2014. Satu orang tewas dan nasib lebih dari 50 lainnya tidak diketahui. REUTERS/Sajo Industri /Yonhap

    TEMPO.CO, Jakarta - Empat pelaut Indonesia yang menjadi anak buah kapal Oryong diberangkatkan oleh PT Kimco Citra Mandiri yang berkantor di Rawamangun, Jakarta Timur. Empat pelaut itu adalah Dede Iksani asal Cirebon, Wanto asal Brebes, Abdullah asal Brebes, dan Tardi asal Indramayu. "Mereka mulai bekerja pada Maret dan Juli dengan masa kontrak 1-2 tahun," kata Legal Coorporatin PT Kimco Citra Mandiri, D. Suhartanto, Kamis, 4 Desember 2014.

    Menurut Suhartanto, perusahaannya sudah mendengar tentang kecelakaan yang menimpa kapal Oryong di Selat Bering, Rusia, pada 2 Desember lalu. Namun sejauh ini perusahaan belum mendapat keterangan resmi dari pemerintah. "Kami masih menunggu," kata dia.

    Kapal Oryong adalah kapal penangkap ikan milik sebuah perusahaan Korea Selatan. Kapal itu memiliki 60 awak yang 35 di antaranya berasal dari Indonesia. Pada 2 Desember lalu, saat berlayar di Selat Bering, kapal tersebut tenggelam akibat cuaca buruk. (Baca juga: Kapal Korsel Tenggelam, 3 WNI Selamat, 1 Orang Tewas)

    Sampai saat ini belum diketahui secara pasti jumlah pelaut Indonesia yang turut menjadi korban. (Baca: Ini Daftar WNI di Kapal Oryong yang Tenggelam)

    MAYA NAWANGWULAN

    Berita lain:
    Gubernur FPI Ngarep Sumbangan Warga
    Mata-matai Pencuri Ikan, Susi Diprotes Dirjennya
    Menteri Susi Tak Bantah Nilai Perusahaannya Rp 1 T


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.