Rakyat Korut Dilarang Pakai Nama Kim Jong-un

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kim Jong Un. AP/Vincent Yu

    Kim Jong Un. AP/Vincent Yu

    TEMPO.CO, Pyongyang - Pemerintah Korea Utara mengeluarkan perintah baru untuk rakyatnya. Perintah itu adalah melarang penggunaan nama Kim Jong-un atau Jong-un demi melindungi dan menghormati pemimpin Korea Utara itu.

    Kim adalah nama marga di Korea, sementara Jong-un adalah nama yang diberikan orang tua pemimpin Korea Utara itu. (Baca: Wanita Ini Jadi Penguasa Nomor Dua di Korea Utara)

    Larangan menggunakan nama pemimpin Korea Utara oleh rakyatnya ini bukan yang pertama. Pada masa pemerintahan ayahnya, Kim Jong-il, dan dan kakeknya, Kim Il-sung, larangan serupa juga diberlakukan bagi rakyatnya.

    Pelarangan menggunakan nama Kim Jong-un itu untuk melindungi pemimpin Korea Utara yang saat ini menjalankan pemerintahan. (Baca: 3.000 Warga Korut Lari ke Korsel Setiap Tahun)

    Para orang tua yang baru saja melahirkan anak dilarang memberikan nama anak mereka seperti nama pemimpin mereka, yakni Kim Jong-un atau Jong-un.

    Pada masa Kim Jong-il berkuasa, ia mengeluarkan dekrit khusus pada Januari 2011 guna meminta rakyatnya secara sukarela tidak menggunakan namanya untuk anak-anak mereka. Namun, kata "sukarela" itu dalam prakteknya adalah perintah yang harus ditaati rakyat Korea Utara. (Baca: Perwira Wanita Korut Ungkap Pelariannya)

    YONHAP | MARIA RITA

    Baca juga:
    Jumlah Pengurus Golkar Versi Ical 150 Orang
    BKPM: Realisasi Investasi Naik 16,8 Persen
    Munas Golkar Putuskan Bentuk Ketua Harian
    Warga Tunanetra Gelar Demo, DPRD Cuek


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.