Komentar Obama Soal Kerusuhan di Ferguson  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden A.S.  Barack Obama berada pada urutan ke-12 polling Person of The Year TIME 2014 dengan jumlah pemilih 2,2%.  Alex Wong/Getty Images

    Presiden A.S. Barack Obama berada pada urutan ke-12 polling Person of The Year TIME 2014 dengan jumlah pemilih 2,2%. Alex Wong/Getty Images

    TEMPO.CO, Washington - Presiden Barack Obama mengecam aksi protes yang semakin memanas di Ferguson, Missouri, Amerika Serikat, menyusul ketidakpuasan hasil putusan jaksa untuk tidak menahan polisi Darren Wilson yang menembak remaja kulit hitam, Michael Brown. Bagi Obama, tindakan merusak yang dilakukan pendemo tidak akan menghasilkan manfaat.

    "Belum pernah ada demo besar seperti ini sebelumnya, bahkan pada kasus undang-undang hak sipil atau imigrasi. Hal ini terjadi karena mereka memilih untuk berdemo. Mereka berdemo karena dimobilisasi. Demo terjadi karena orang-orang sudah diorganisasi," kata Obama, seperti dilaporkan ABC News, Selasa, 25 November 2014. (Baca: Kasus Penembakan di Ferguson, Demo Semakin Memanas)

    Obama menjelaskan bahwa dirinya mengerti apa yang dirasakan pendemo ketika merasa diperlakukan dengan tidak adil. Namun Obama meminta agar pendemo menghormati keputusan juri.

    "Saya sama sekali tidak bersimpati dengan apa yang dilakukan para pendemo. Apa yang Anda lakukan akan menghancurkan komunitas Anda sendiri. Saya ingin Anda bekerja sama dengan kami. Presiden akan senantiasa di sisi Anda," kata Obama. (Baca: PBB Desak AS Selesaikan Masalah Rasisme)

    Pekan depan, Obama berencana menggelar pertemuan dengan pemimpin federal, aparat penegak hukum negara bagian, dan pemimpin masyarakat untuk membangun kepercayaan antara warga dan kebijakan. Pertemuan ini juga akan membahas strategi untuk memastikan bahwa penegakan hukum akan diberlakukan dengan adil untuk semua masyarakat.

    ABC NEWS | RINDU P. HESTYA

    Berita Lain:
    Jokowi Kian Jauh Tinggalkan Obama di Polling Time
    Polisi Ferguson Tak Dituntut, Massa Mengamuk 
    3 WNI Korban Ledakan Tambang Sarawak Dipindahkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.