Minggu, 22 September 2019

Salip Paus, Jokowi Masuk 10 Besar Voting Time  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berbicara saat pertemuan bilateral dengan Presiden Barack Obama di Beijing, Cina, 10 November 2014. MANDEL NGAN/AFP/Getty Images

    Presiden Jokowi berbicara saat pertemuan bilateral dengan Presiden Barack Obama di Beijing, Cina, 10 November 2014. MANDEL NGAN/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo terus meroket dalam pemilihan Person of the Year 2014 majalah Time. Jokowi, sapaan Joko Widodo, mengungguli Paus Fransiskus I dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan masuk posisi 10 besar.

    Hingga hari kelima voting, Ahad malam, 23 November 2014, sekitar pukul 23.00 WIB, Jokowi berada di peringkat kedelapan dari 50 calon, dengan voting 2,7 persen. Raihan Jokowi ini mengungguli Paus Fransiskus I dan Obama yang berada di posisi ke-11 dan ke-12.

    Keunggulan Jokowi ini cukup menarik karena dua orang yang diunggulinya, Paus Fransiskus I dan Obama, adalah Person of the Year Time pada 2012 dan 2013.

    Posisi pertama masih ditempati Perdana Menteri India, Narendra Modi, dengan jumlah suara 14 persen. Jauh di bawahnya adalah Presiden Rusia, Vladimir Putin, dengan perolehan suara 6,7 persen.

    Jokowi berada jauh di atas pemimpin-pemimpin dunia lainnya, seperti Kanselir Jerman, Angela Merkel, Presiden Cina Xi Jinping, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, serta duo pemimpin Iran, Presiden Hassan Rouhani dan pemimpin spiritual Ayatollah Ali Khamenei.

    Ini merupakan kedua kalinya Jokowi menjadi kandidat Person of The Year versi majalah Time. Sebelumnya, Presiden Jokowi pernah dicalonkan pada 2012. Saat itu yang terpilih adalah Barack Obama.

    Anda ingin ikut memilih? Bisa lewat akun Facebook Majalah TIME atau Twitter dengan hastag #timepoy atau bisa juga lewat laman resmi Majalah TIME.

    TIME | RAJU FEBRIAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi Diduga Terjerat Dana Hibah

    Perkara dugaan korupsi Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bermula dari operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 18 Desembe