Kejar Boko Haram, Militer Nigeria Bebaskan 3 Kota

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung timnas Nigeria membentangkan spanduk bertuliskan

    Pendukung timnas Nigeria membentangkan spanduk bertuliskan "World Unites Against Boko Haram" sebelum laga Nigeria kontra Bosnia, di Brazil, 22 Juni 2014. JUAN BARRETO/AFP/Getty Images

    TEMPO.CO, Gombi - Militer Nigeria kembali berhasil merebut kota yang telah dikuasai oleh kelompok Islam ekstremis, Boko Haram. Pembebasan kali ini adalah yang terbesar karena militer berhasil merebut tiga kota sekaligus, yaitu Gombi, Pelia, dan Hong. (Baca: Tentara Nigeria Klaim Usir Boko Haram dari Chibok.)

    "Pasukan kami telah menyelamatkan Gombi, Pelia, dan Hong sebagai operasi untuk menghapus Boko Haram di negara ini. Banyak dari anggota kelompok itu sudah kami tahan, beberapa orang juga tewas. Operasi ini akan terus dilakukan di wilayah lainnya," demikian pernyataan dari otoritas pertahanan Nigeria dalam situsnya, seperti dilaporkan Nigerian Bulletin, Jumat, 21 November 2014.

    Keberhasilan militer Nigeria itu juga diakui oleh warga setempat. Mereka menjelaskan bahwa militer bekerja sama dengan pemburu lokal dan relawan dari warga sipil yang disebut Joint Task Force untuk mengusir Boko Haram.

    "Setidaknya ada sepuluh tentara dan puluhan anggota Boko Haram yang tewas dalam pertempuran ini. Anggota Boko Haram telah melarikan diri," kata seorang warga di kawasan Gombi. (Baca: Boko Haram, Menculik Hingga Menikahi Gadis Nigeria.)

    Militer Nigeria akan bergabung dengan para relawan lainnya di wilayah utara Nigeria untuk berburu Boko Haram. Diduga, kelompok ini telah melarikan diri ke Maiha dan Mubi. "Mereka juga berencana masuk ke Yola," kata sekretaris pemburu lokal di Adamawa, Philip James.

    Sebelumnya, militer Nigeria juga berhasil membebaskan daerah Chibok dari Boko Haram. Mereka mengklaim telah menangkap sejumlah anggota untuk dimintai keterangan tentang kondisi lebih dari 200 siswi yang masih disekap di lokasi tersembunyi.

    NIGERIAN BULLETIN | RINDU P. HESTYA 


    Berita Lain:
    Motif Pembunuhan Miss Honduras karena Cemburu 
    Nasib Tragis Miss Honduras dan Gaun tanpa Tuan
    Badai Salju di New York, Tujuh Orang Tewas  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.