Warga AS Dibantai ISIS, Begini Respons Obama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden A.S. Barack Obama memasang earphonenya saat menghadiri pertemuan ASEAN-U.S di Naypyitaw, Myanmar, 13 November 2014. AP/Khin Maung Win

    Presiden A.S. Barack Obama memasang earphonenya saat menghadiri pertemuan ASEAN-U.S di Naypyitaw, Myanmar, 13 November 2014. AP/Khin Maung Win

    TEMPO.CO, Washington - Pemerintah Amerika mengevaluasi langkah mereka dalam merespons penyanderaan warga Amerika yang dilakukan teroris. Hal ini sebagai tindak lanjut atas serangkaian penyanderaan yang dilakukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). (Baca: Obama Berduka Atas Kematian Korban ISIS)

    "Presiden Barack Obama telah memerintahkan evaluasi mendalam terhadap kebijakan Amerika dalam menangani penyanderaan oleh teroris," ujar salah satu sumber di Pentagon, sebagaimana dikutip dari CNN, Rabu, 19 November 2014.

    Hal ini dikonfirmasi oleh oleh juru bicara National Security Council, Alistar Baskey. Ia mengatakan Presiden Obama telah memerintahkan hal ini sejak musim panas lalu. Dan, kata ia, Obama meminta Departemen Pertahanan, FBI, dan komunitas intelijen terlibat langsung dalam hal ini. (Baca: Lawan ISIS, AS Tak Akan Serang Lewat Darat)

    Alistar mengaku belum bisa mengungkapkan apa saja yang akan disiapkan dari langkah pemerintah ini. Namun ia menyakinkan bahwa pemerintah akan mencari segala cara untuk menyelamatkan sandera.

    "Kami akan tetap menggunakan segala tindakan hukum, intelijen militer, serta langkah diplomatis untuk menyelamatkan warga Amerika yang menjadi sandera," ujarnya.

    Sementara itu, anggota Republikan Duncan Hunter menjelaskan bahwa evaluasi akan menekankan pada faktor keluarga, pengumpulan intelijen, serta langkah diplomatis.

    Ahad lalu, ISIS merilis video kelima mereka yang menunjukkan pembantaian sejumlah warga asal Barat. Salah satunya adalah pekerja sosial Amerika, Peter Kassig. Sebelumnya, dua jurnalis Amerika, James Foley dan Steven Sotloff, juga disandera dan dieksekusi oleh ISIS. (Baca: Video Eksekusi Janggal, ISIS Kehabisan Tawanan?)

    ISTMAN M.P. | CNN

    Terpopuler
    Di Negara Ini Harga BBM Turun Tapi Tetap Mahal
    Kassig Dipenggal ISIS, Tayangan Video Janggal
    Video Eksekusi Janggal, ISIS Kehabisan Tawanan? 
    Jelang Miss World 2014, Miss Honduras Diculik? 
    Buron, Warga Prancis Ternyata Jadi Algojo ISIS  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.