Pamer Foto, Abbot Salah Mention Akun Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, memamerkan fotonya berjabat tangan Jokowi, pada akun twitternya.  twitter.com

    Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, memamerkan fotonya berjabat tangan Jokowi, pada akun twitternya. twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengunggah fotonya bersama Presiden Indonesia Joko Widodo di Twitter. Foto diambil sebelum jamuan makam malam, Jumat, 14 November 2014. (Jokowi di KTT G20, Ini Agendanya)

    "Baru saja tiba di Brisbane untuk #G20 - pertemuan menyenangkan dan makan malam dengan Presiden Indonesia @jokowi_do2i," cuit Abbott dalam akunnya, @TonyAbbottMHR, seusai pertemuan bilateral, Jumat tengah malam. (G20, Jokowi Temui PM Italia)

    Sayangnya, Abbott salah me-mention akun Joko Widodo. Komentar pun bermunculan dari para netizen. Salah satunya akun Twitter @dazzabrazza yang mencuit, "Ini adalah akun Twitter parodi terbaik yang pernah ada. Tak bisa berhenti tertawa lolz."

    Akhirnya, akun @ExSydney memberi tahu Abbott tentang akun Joko Widodo yang benar, "Akun Twitter yang betul adalah @jokowi_do2 (tidak menggunakan huruf 'i' di akhir)." (Bertemu Abbott, Jokowi: Australia Itu Penting)

    Sedangkan akun @Mahesa_Aditya mengunggah ulang cuitan Tony Abbot dan menghilangkan huruf "i" di belakang akun @jokowi_do2i. (G20, Jokowi: Ikut Juga Belum, Sudah Disuruh Keluar)

    Dalam gambar yang diunggah tersebut, Abbott terlihat mengenakan jas dengan dasi biru muda sedang menjabat tangan Jokowi yang mengenakan batik cokelat gelap. (G20, Jokowi Paparkan Reformasi Ekonomi Indonesia)

    INTAN MAHARANI

    Terpopuler:
    Inggris Tutup Pintu bagi Warganya yang Pro-ISIS
    Jelang G20, Obama Diancam Dibunuh
    Jokowi Berbisik, Xi Jinping pun Luluh
    Manfaat Indonesia di G20, Begini Kata JK



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.