Bahas Perdagangan, Korut Kirim Utusan ke Rusia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memberikan arahan saat mengunjungi Pyongyang Baby Home and Orphanage di Pyongyang, 26 Oktober 2014. Ia terlihat masih menggunakan tongkat setelah mengalami cedera di kakinya beberapa saat lalu. REUTERS/KCNA

    Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, memberikan arahan saat mengunjungi Pyongyang Baby Home and Orphanage di Pyongyang, 26 Oktober 2014. Ia terlihat masih menggunakan tongkat setelah mengalami cedera di kakinya beberapa saat lalu. REUTERS/KCNA

    TEMPO.CO, Seoul - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, akan mengirimkan utusan khusus ke Rusia dalam langkah diplomatik dengan negara tetangga. Media setempat memberitakan utusan khusus yang dikirim adalah Choe Ryong-hae, salah satu pemimpin Partai Buruh. (Baca juga: Korea Utara Boikot KTT ASEAN di Myanmar)

    Publik melihat Choe sebagai rekan terdekat Kim. Choe pernah bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping sebagai utusan resmi Kim Jong-un. Dia juga pernah melakukan kunjungan mengejutkan ke Korea Selatan pada Oktober lalu untuk menghadiri upacara penutupan Asian Games di Incheon. (Baca juga: Kim Jong-un Sudah Bisa Jalan tanpa Tongkat)

    Memang belum ada keterangan resmi dari pemerintah Korea Utara, namun pernyataan dalam situs resmi Kementerian Luar Negeri Rusia menjelaskan bahwa Choe akan mengunjungi Moskow pada Senin, 17 November 2014. Dari Moskow, Choe akan mengunjungi beberapa kota lain di wilayah timur Rusia, seperti Khabarovsk dan Vladivostok. Choe akan mengakhiri kunjungannya di Rusia pada 24 November mendatang.

    "Kedua belah pihak berencana membahas peningkatan perdagangan dan kerja sama ekonomi serta isu-isu internasional yang menjadi kepentingan bersama," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia, seperti dikutip Reuters, Jumat, 14 November 2014. (Baca juga: Waspada Korut, Korsel Gelar Latihan Militer)

    Dalam beberapa bulan terakhir diketahui telah terjadi peningkatan aktivitas diplomatik antara Rusia dan Korea Utara. Kunjungan utusan Korea Utara ke Rusia itu juga dilakukan menjelang diadakannya Sidang Majelis Umum PBB yang membahas catatan pelanggaran hak asasi manusia Korea Utara.

    REUTERS | ROSALINA

    Terpopuler Dunia:
    Malaysia Kuasai 3 Desa, Pemda Nunukan Pasrah 
    Ahok Didukung MUI Asal...
    Jokowi Presiden Terakhir yang Disalami Obama
    Serangan di Gurun Sinai, Lima Tentara Mesir Tewas





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?