PBB Minta ASEAN Lindungi Kebebasan Berekspresi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-bangsa, Ban Ki-moon. REUTERS/Albert Gea

    Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-bangsa, Ban Ki-moon. REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Nay Pyi Daw -Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon meminta semua pemimpin negara ASEAN melindungi kebebasan berekpresi dan berpendapat. "Saya telah meminta para pemimpin sepenuhnya menjamin kebebasan berekspresi dan kebebasan berpendapat," kata Ban dalam pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-PBB keenam, Rabu, 12 November 2014. (Baca:Abbott Ingatkan Ancaman ISIS di KTT ASEAN)

    Seperti dilansir Irrawaddy, Kamis, 13 November 2014, Ban juga memuji Myanmar menekankan jaminan dan perlindungan kebebasan berekspresi dan berpendapat. Pujian juga disampaikan Ban kepada Myanmar atas keberhasilan memperkuat lembaga demokratis dan perkembangan ekonomi serta rekonsiliasi nasional. (Baca:Lima Isu Kunci di KTT ASEAN)

    Ihwal persiapan Myanmar untuk melaksanakan pemilihan umum pada 2015, Ban berujar, pasti akan banyak krisis di dalam negeri. Ban menawarkan bantuan kepada pemerintah Myanmar. "Pemerintah dan rakyat Myanmar dapat mengandalkan bantuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa karena kami berfokus meningkatkan demokratisasi, pengembangan, dan rekonsiliasi nasional di Myanmar," ujarnya.

    INTAN MAHARANI | IRRAWADDY

    Baca juga:
    Mutu Calon Ketua Umum Golkar Dinilai Pas-pasan
    Suarez: Gigitan Saya Tidak Seperti Mike Tyson
    Begini Tip Ahok Hindari Diabetes
    Jokowi Ajak Selandia Baru Investasi Bidang Listrik

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.