Hello Indonesia Seri Kedua Digelar Lagi di London  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah bulu berterbangan saat sejumlah orang memeriahkan Hari Perang Bantal Dunia di Trafalgar Square, London. Dalam acara ini, sejumla peserta membawa bantalnya dan saling memukul satu sama lainnya dengan bantalnya tersebut. dailymail.co.uk

    Sejumlah bulu berterbangan saat sejumlah orang memeriahkan Hari Perang Bantal Dunia di Trafalgar Square, London. Dalam acara ini, sejumla peserta membawa bantalnya dan saling memukul satu sama lainnya dengan bantalnya tersebut. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Pameran budaya dan pariwisata terbesar di Inggris, Hello Indonesia, bakal digelar untuk kedua kalinya pada 5-7 Juni tahun depan. Pameran ini akan mengambil tempat di Trafalgar Square, pusat Kota London, selama satu hari pertama. Dua hari berikutnya, pameran akan digelar di sepanjang Sungai Thames di area Southbank.

    Penyelenggara pameran, Usya Soeharjono, mengatakan tawaran untuk mengadakan pameran datang langsung dari Wali Kota London Boris Johnson. “Karena pameran yang pertama tahun lalu sukses, kami ditawari untuk mengadakan lagi,” kata Usya kepada Tempo, Selasa, 11 November 2014, di Jakarta.

    Trafalgar Square adalah alun-alun terbesar di London yang terletak di bagian Kota Westminster. Alun-alun ini menjadi pusat kegiatan dan pameran karena letaknya yang dikeliling obyek wisata terkemuka di London, seperti Istana Buckingham, menara Big Ben, gedung parlemen, dan kantor Perdana Menteri Inggris.

    Usya mengatakan sudah lama berusaha mendapatkan izin dari kantor Wali Kota London untuk mengadakan pameran di tempat tersebut. Namun baru tahun lalu izin itu keluar. “Susah sekali mendapatkan izin, karena yang ngantre banyak. Apalagi ada syarat, kalau mau buat acara di Trafalgar Square, harus sukses,” ujarnya.

    Usya adalah pengusaha Indonesia yang tinggal di London sejak 1982. Ia bersama suaminya membuka bisnis restoran dan agen perjalanan. Usya mengaku tergerak membuat pameran karena selama ini belum pernah ada pameran berskala besar di Inggris. Padahal kementerian pariwisata negara-negara lain selalu membuat pameran secara rutin di lokasi yang sama.

    Pameran pertama diadakan akhir Mei tahun lalu dan berhasil menyedot 15 ribu pengunjung hanya dalam waktu satu hari. Tahun ini, ia menargetkan jumlah pengunjung naik tiga kali lipat, karena pameran diadakan selama tiga hari berturut-turut.

    Usya menuturkan ingin menggandeng pemerintah daerah di Indonesia untuk berpartisipasi dan mengenalkan potensi pariwisata dan produk mereka di pameran tersebut. Ia juga bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan perusahaan penerbangan milik negara, Garuda Indonesia. Menurut ia, saat ini pemerintah daerah yang sudah menyatakan kesiapan berpartisipasi adalah Papua Barat dan Bali.

    KARTIKA CANDRA

    Baca juga:
    Jokowi 'Jual' Program Kerja di KTT ASEAN
    Menjadi Ibu Cerdas ala Dian Sastro
    Keseriusan Indonesia Kurangi Emisi Karbon Ditagih
    Pemanasan Global Ancam Menenggelamkan Pulau


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.