Di APEC, Jokowi Pamer Jurus 'Diplomasi Makan Siang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menggunakan diplomasi makan siang bersama untuk menyelesaikan berbagai persoalan, di Jakarta, 5 Desember 2013. Dalam diplomasi makan siang bersama, Jokowi mempraktikkan filosofi Jawa,

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menggunakan diplomasi makan siang bersama untuk menyelesaikan berbagai persoalan, di Jakarta, 5 Desember 2013. Dalam diplomasi makan siang bersama, Jokowi mempraktikkan filosofi Jawa, "menang tanpa ngasorake" (menang tanpa perlu mengalahkan dan mempermalukan). KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

    TEMPO.CO , Beijing: Presiden Joko Widodo tak hanya memperkenalkan gaya blusukan untuk mengecek masalah, atau mengetahui realita di lapangan. Di forum CEO APEC, Senin, 10 November 2014, ia juga memamerkan gaya 'diplomasi makan siang'. (Trik Jokowi Ajak Makan Siang Warga)

    Kepada ratusan CEO dunia, Jokowi berbagi resep mengatasi pembangunan infrastruktur yang mandek. Umumnya karena persoalan pembebasan lahan. Persoalan land clearing, kata dia, memang kerap menyebabkan proyek-proyek jalan di tempat. (Ada Tim Khusus yang Merancang Jokowi Blusukan)

    Ia pun mengungkap rahasia kesuksesannya membebaskan lahan, yakni dengan 'diplomasi makan siang'. Jurus ini pernah diterapkannya ketika merevitalisasi Taman Waduk Pluit di Jakarta Utara. Juga saat membereskan proyek Jakarta Outer Ring Road Ruas W2-Utara, 2013 lalu. Ia mengajak warga yang terkena imbas pembangunan jalan tol, makan siang di sambil berembuk. (Jokowi Geleng-geleng Lihat Kali Kecil Mampet)

    Diplomasi makan siang ala Jokowi ditayangkan dalam bentuk foto, di layar proyektor. Dalam foto itu, Jokowi berkemeja putih makan bersama belasan warga sambil duduk bersila.

    "Tahun lalu, empat kali saya mengundang warga untuk makan siang dan malam. Sekarang, masalah sudah kelar, tol sudah bisa dipakai sejak 7 bulan lalu," ujar Jokowi. Video presentasi Jokowi itu telah diunggah di situs Youtube.

    Jokowi memang kerap menggunakan diplomasi meja makan dalam bekerja, bahkan saat ia masih menjadi Wali Kota Solo. Di Solo, ia menggunakan diplomasi meja makan untuk memindahkan pedagang kaki lima dari Taman Banjarsari.

    ISTMAN MP

    Terpopuler:
    Di Beijing, Jokowi Sentil Kualitas Produk Cina

    Jokowi Jadi Primadona di APEC

    Jokowi Top jika Pidato Bahasa Indonesia di APEC

    Baghdadi, Pemimpin ISIS, Terluka Parah

    Bahasa Inggris Jokowi Dipuji


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.