Lawan Ebola, Cina Kirim 1.000 Ahli Medis ke Afrika  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Karantina dan Inspeksi menutup tandu yang dipesiapkan untuk pasien virus ebola saat simulasi di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Cina (14/8). REUTERS/Stringer

    Petugas Karantina dan Inspeksi menutup tandu yang dipesiapkan untuk pasien virus ebola saat simulasi di Shenzhen, Provinsi Guangdong, Cina (14/8). REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Beijing - Cina mengatakan negaranya berencana untuk mengirimkan sekitar seribu pekerja dan ahli medis ke Afrika Barat untuk membantu mengatasi virus mematikan ebola yang kini telah merenggut 5.000 nyawa.

    Menurut keterangan Komisi Keluarga Berencana dan Kesehatan Nasional Cina, Rabu, 5 November 2014, mereka akan mengirim ahli medis untuk melawan ebola. "Dalam beberapa bulan mendatang, lebih dari seribu pekerja medis dan ahli kesehatan masyarakat akan dikirimkan pemerintah Cina ke negara-negara Afrika Barat guna mengatasi ebola," demikian laporan kantor berita Xinhua.

    Cina, negeri yang menjadi partner perdagangan terbesar Afrika, telah mendapatkan kritik tajam karena dianggap tak berbuat apa-apa guna mengatasi virus mematikan tersebut.

    Di lain pihak, Beijing menyatakan telah siap mengirimkan 252 personel ke Guinea, Libera, dan Sierra Leone. Ketiga negara ini dianggap paling parah dihantam virus ebola. Adapun Kuba telah mengirimkan 165 dokter dan perawat untuk membantu Sierra Leone serta segera menerbangkan 296 petugas medis lainnya ke  Liberia dan Guinea.

    Pada Jumat, 7 November 2014, Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan bahwa negaranya akan mengirimkan unit elite Tentara Pembebasan Rakyat ke Liberia, negara yang paling buruk terkena serangan virus ebola.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita Lain
    Yusril Ihza Kritik Tiga Kartu Jokowi
    Mendiang Manajer Cantik Ditemukan Nyaris Telanjang
    Motif Pembunuhan Manajer Cantik di Bekasi
    Pengakuan Blakblakan Pembunuh Manajer Cantik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.