Lawan ISIS, Obama Ajukan Anggaran Rp 38,4 T

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demonstran mengarak bendera Kurdi selama demonstrasi menentang Negara Islam/ISIS di kota Kurdi Suriah Kobani, Dusseldorf, Jerman, 11 Oktober 2014. REUTERS/Wolfgang Rattay

    Demonstran mengarak bendera Kurdi selama demonstrasi menentang Negara Islam/ISIS di kota Kurdi Suriah Kobani, Dusseldorf, Jerman, 11 Oktober 2014. REUTERS/Wolfgang Rattay

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan meminta Kongres untuk menambah anggaran perang melawan milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) sebesar Rp 38,4 triliun. Dana ini akan digunakan untuk membiayai serangan udara terhadap ISIS dan asistensi pasukan Irak serta Kurdi untuk melawan ISIS. (Baca:Soal ISIS, AS dan Rusia Berbagi Info Intelijen)

    Menurut Pentagon, perang udara di Suriah dan Irak beberapa tahun terakhir menghabiskan biaya sebesar Rp 99.6 miliar per hari. Namun, beberapa pihak memperkirakan angka yang lebih tinggi mengingat begitu banyak operasi udara dengan pesawat pengintai yang canggih. Pentagon mengatakan sampai 16 Oktober 2014, biaya total serangan udara menghabiskan dana Rp 6.96 triliun. (Baca: ISIS Peringatkan Ancaman Perang Teluk Ketiga)

    Seperti dilansir Sky News pada 7 November 2014, biaya yang dihabiskan Amerika Serikat dalam operasi melawan ISIS di Suriah dan Irak diperkirakan melebihi biaya untuk menangani konflik di Libya, yakni Rp 12 triliun pada 2011.

    INTAN MAHARANI | SKY NEWS

    Baca juga:
    Timses Prabowo: @Triomacan2000 Bukan Buzzer Kami
    Studi: Google Glass Ganggu Penglihatan Manusia
    Begini Jurus Persipura Bungkam Bobotoh Persib
    Polisi Telusuri Jaringan Cipacing Soal Mobil Amien


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.