Insiden Kecelakaan di Yerusalem Diduga Aksi Teror  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah demonstran Palestina melemparkan batu kearah polisi Israel di Issawiya, Yerusalem, 24 Oktober 2014. REUTERS/Ammar Awad

    Sejumlah demonstran Palestina melemparkan batu kearah polisi Israel di Issawiya, Yerusalem, 24 Oktober 2014. REUTERS/Ammar Awad

    TEMPO.CO, Yerusalem - Di tengah memanasnya situasi di Yerusalem, dua pengemudi mobil menyebabkan dua insiden kecelakaan di wilayah yang berbeda pada hari Rabu, 4 November. Pemerintah Jordan menduga pengemudi itu utusan dari Israel.

    Kecelakaan pertama menyerang pejalan kaki di Yerusalem. Pengemudi merupakan orang Palestina. Ia membunuh satu orang dan melukai belasan pejalan kaki. Polisi Israel menyebut kecelakaan itu sebagai serangan teroris.

    Insiden kedua terjadi di West Bank dengan sopir yang belum diidentifikasi, mengemudi ke arah tiga tentara dengan sengaja dan melukai mereka.

    Insiden pengemudi mobil menyasar pejalan kaki yang terjadi beberapa waktu terakhir menimbulkan kekhawatiran baru. Banyak yang menduga bahwa ini merupakan bentuk pemberontakan, seperti dilansir oleh New York Times pada 5 November 2014.

    Micky Rosenfeld, juru bicara kepolisian Yerusalem, mengidentifikasi korban yang meninggal bernama Jidaan Asad, 38 tahun, perwira polisi perbatasan dari Desa Druse Beit Jann, utara Israel. Penyerang diduga memiliki hubungan dengan Hamas.


    INTAN MAHARANI | THE NEW YORK TIMES

    Baca juga:
    Pidato Kocak Bupati Tegal 
    DPR Dituding Tak Bersih, Fadli Zon: Audit LSM-nya!
    Anak Ngetop, Menteri Susi: Ini Gara-gara Kalian! 
    Banding Ditolak, Grup Asian Agri Harus Setor Pajak  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?