Rekonstruksi Jalur Gaza Dimulai Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Palestia berdiri di dekat reruntuhan masjid El-Ebrar yang hancur akibat serangan udara Israel sebelum gencatan senjata selama 72 jam berjalan, di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, 11 AGustus 2014. Serangan Israel ke Gaza telah menghancurkan sedikitnya 60 Masjid. REUTERS

    Warga Palestia berdiri di dekat reruntuhan masjid El-Ebrar yang hancur akibat serangan udara Israel sebelum gencatan senjata selama 72 jam berjalan, di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, 11 AGustus 2014. Serangan Israel ke Gaza telah menghancurkan sedikitnya 60 Masjid. REUTERS

    TEMPO.CO, Jalur Gaza - Jalur Gaza akhirnya mulai dibangun kembali setelah menjadi lahan pertempuran antara pasukan Hamas Palestina dan tentara Israel selama 50 hari beberapa bulan lalu. Koordinator Perdamaian Timur Tengah, Robert Serry, mengatakan program ini dimulai dengan pengiriman bahan konstruksi bangunan untuk 700 warga Gaza yang rumahnya rusak.

    "Setidaknya ada 60 ribu tempat tinggal di Gaza yang harus segera diperbaiki," kata Serry, seperti dilaprokan Hareetz, Selasa, 4 November 2014. (Baca: Cegah Operasi Milisi, Mesir Bangun Parit di Gaza)

    Adapun Serry memperkirakan Palestina membutuhkan dana sekitar US$ 6 miliar (Rp 72 triliun) untuk memperbaiki sejumlah kerusakan yang terjadi di Gaza selama konflik berlangsung. (Baca: PBB Akan Bangun Kembali Jalur Gaza)

    Pejabat senior Hamas, Mahmoud al-Zahar, mengkritik Israel karena diduga menunda pengiriman bahan bangunan ke Gaza. Al-Zahar memperingatkan, jika proses rekonstruksi mengalami gangguan, situasi di Gaza akan kembali "memanas".

    Sementara itu, para pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan keterlambatan pengiriman bahan bangunan disebabkan oleh masalah teknis. Pengiriman bahan bangunan ke Jalur Gaza akan dilakukan dalam sekali perjalanan kepada pemerintah Palestina.

    RINDU P. HESTYA | HAREETZ

    Berita Lain:
    Balas Dendam, Ayah Jepit Penis Pemerkosa Anaknya 
    6 Fakta tentang Pembunuh TKI di Hong Kong 
    Bagus, Kinerja TKI Korban Pembunuhan di Hong Kong


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.