Sebelum Dibunuh, TKI Jessie Pamit Berpesta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jesse Lorena Ruri, TKI yang menjadi korban pembunuhan Bankir asal Inggris, Rurik Jutting di Hong Kong. (enterprise news and pictures)

    Jesse Lorena Ruri, TKI yang menjadi korban pembunuhan Bankir asal Inggris, Rurik Jutting di Hong Kong. (enterprise news and pictures)

    TEMPO.CO, Wan Chai - Beberapa jam sebelum menjadi korban pembunuhan Rurik Jutting, Jessie Lorena Ruri alias Seneng Mujiasih pamit kepada teman-temannya untuk datang ke sebuah pesta di apartemen mewah di kawasan Wan Chai. Robert van de Bosch, rekan Jessie, tidak menyangka wanita 32 tahun itu akan jadi korban pembunuhan.

    "Saya akan bersenang-senang. Saya akan datang ke pesta Halloween," kata Robert meniru ucapan Jessie, seperti dilaporkan The Telegraph, Senin, 3 November 2014. (Baca: KJRI Benarkan 2 WNI Dibunuh di Hong Kong)

    Di mata Robert, Jessie adalah wanita yang ceria dan menyenangkan. Jessie, ujar Robert, tidak pernah memakai narkoba, alhokol, atau obat-obatan terlarang selama bekerja di pub sebagai DJ. "Pembunuhan itu sangat gila," tutur Robert yang mengaku sudah berteman dengan Jesse selama empat tahun. (Baca: Pembunuh Dua TKI Suka Seks Menyimpang)

    Menurut laporan, Jutting menyewa Jessie dan Sumarti Ningsih--pekerja asal Indonesia yang juga dibunuh--dengan harga masing-masing Rp 17 juta untuk semalaman. "Dia bilang akan berpesta dengan seorang lelaki kaya raya," kata saksi bernama AJ. (Baca: Kehidupan Mewah Pembunuh TKI di Hong Kong)

    AJ melihat Jutting sempat bertengkar dengan Jessie sebelum pembunuhan terjadi. Seorang sumber lain juga melihat Jutting mencekik Jessie di luar klub tempat ia bekerja. (Baca: Jessie Kirim Uang untuk Keluarga Sebelum Dibunuh)

    Jessie ditemukan dalam keadaan sekarat di apartemen mewah milik Jutting pada Sabtu lalu. Jessie mengalami luka dalam di bagian leher dan bokongnya. Jesse dikutahui tewas setelah polisi datang ke lokasi. (Baca: 6 Fakta tentang Pembunuh TKI di Hong Kong)

    Di apartemen itu pula, polisi menemukan mayat Ningsih di dalam sebuah koper. Tubuh Ningsih yang sudah dimutilasi diperkirakan sudah meninggal sejak lima hari sebelumnya. (Baca juga: Sebelum Dibunuh, PSK Indonesia Disewa Rp 19 Juta)

    RINDU P. HESTYA | THE TELEGRAPH

    Topik terhangat:

    TrioMacan | Penghinaan Presiden | Susi Pudjiastuti | Pengganti Ahok

    Berita terpopuler lainnya:
    3 Jagoan Intel Ini Calon Kuat Kepala BIN
    Raden Nuh Sempat Melawan Saat Ditangkap 
    Cara Menteri Susi Berantas Pencurian Ikan 
    Kata Jokowi, Informasi BIN Sering Meleset


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.