Singapura Akui Punya Izin Terbang di Pontianak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga kru pesawat latih Singapura yang memasuki waliyah Indonesia tanpa izin, Tan Chin Kian (64), Xiang Bohong (25), dan Zheng Chen (24), diamankan anggota TNI AU di Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalmantan Barat, 28 Oktober 2014. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    Tiga kru pesawat latih Singapura yang memasuki waliyah Indonesia tanpa izin, Tan Chin Kian (64), Xiang Bohong (25), dan Zheng Chen (24), diamankan anggota TNI AU di Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalmantan Barat, 28 Oktober 2014. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Singapura - Perusahaan pelatihan penerbangan Singapura yang menaungi pesawat C90Gti mengaku sudah memiliki izin terbang. Bahkan, mereka sudah terbiasa melintasi wilayah udara Indonesia selama beberapa tahun belakangan. (Baca: Paskhas TNI AU Kepung Pesawat Latih Singapura)

    “Kami telah mengajukan rencana penerbangan sesuai dengan peraturan wilayah udara melalui Otoritas Penerbangan Sipil Singapura dan telah beroperasi di rute ini selama beberapa tahun tanpa pemberitahuan terlebih dulu (ke pihak Indonesia) sehingga tidak perlu ada masalah,” ujar juru bicara perusahaan Singapore Technologies Aerospace (ST) kepada Channel News Asia, Rabu, 29 Oktober 2014.

    Pesawat latih dengan nomor kode VHPFK yang dioperasikan oleh anak perusahaan ST, Pasific Flight Services, dipaksa mendarat di Pangkalan Militer Bandara Supadio Pontianak, Kalimantan, Selasa, 28 Oktober 2014 sekitar pukul 11.00 WIB.

    Saat ini pesawat yang terbang dari Bandara Seletar di Sarawak tersebut masih berada di hanggar Bandara Supadio. Tiga orang yang berada di dalam kapal, terdiri atas satu pelatih Singapura dan dua siswa penerbang asal Cina, masih diperiksa.

    Pihak berwenang Singapura telah meminta izin ke Indonesia agar ketiganya diperbolehkan kembali ke Singapura. Juru bicara ST mengatakan pihaknya masih menunggu izin keluar. Diharapkan ketiga orang ini bisa berangkat dari Pontianak pada Rabu, 29 Oktober 2014 siang.

    ANINGTIAS JATMIKA | CHANNEL NEWS ASIA

    Terpopuler

    Setop Selfie demi Kesehatan Anda
    Dalam 24 Jam, KPK Spanyol Tangkap 51 Koruptor
    Rilis Video Sandera, ISIS Klaim Kuasai Kobani


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.