31 Tentara Diserang, Mesir Tetapkan Status Darurat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terminal gas yang diledakan di Sinai Utara, Mesir (5/2). AP/Ashraf Swailem

    Terminal gas yang diledakan di Sinai Utara, Mesir (5/2). AP/Ashraf Swailem

    TEMPO.CO, Sinai - Setelah dua serangan terjadi di Semenanjung Sinai, pemerintah Mesir akhirnya menetapkan status darurat selama tiga bulan ke depan di wilayah tersebut. Tak hanya itu, Presiden Mesir Abdul Fattah al-Sisi juga mengumumkan masa berkabung selama tiga hari terhitung sejak Sabtu, 25 Oktober 2014.

    Dilaporkan BBC, dua serangan di dua lokasi berbeda yang menargetkan tentara Mesir terjadi pada Jumat, 24 Oktober 2014. Salah satunya terjadi di pos pemeriksaan dekat El Arish. Sebanyak 28 tentara tewas dalam serangan ini, sedangkan 28 lainnya mengalami luka.

    Sementara itu, serangan kedua terjadi di pos pemeriksaan di pusat Sinai. Tiga tentara tewas tertembak dalam serangan ini. Hingga saat ini, belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas tragedi itu, tapi diduga kuat insiden ini terjadi akibat aksi pelaku jihad.

    Wilayah Semenanjung Sinai telah menjadi area tanpa hukum sejak Presiden Husni Mubarak lengser pada 2011. Dan, sejak Presiden Muhammad Mursi digulingkan tahun lalu, kekerasan di wilayah ini terus meningkat.

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC

    Terpopuler

    Pemilu Ukraina, Tiga Wilayah Tak Ikut Serta
    AS dan Inggris Akhiri Invasi di Afganistan
    ISIS Vs Kurdi Tewaskan 815 Orang di Kobane


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.