Amerika Serikat Gempur ISIS di Suriah, 521 Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asap membumbung tinggi akibat serangan udara pasukan koalisi di Kobani, perbatasan Suriah-Turki, 20 Oktober 2014. Serangan tersebut untuk membantu pasukan Kurdi yang bertempur dengan ISIS di Kobani. AP/Lefteris Pitarakis

    Asap membumbung tinggi akibat serangan udara pasukan koalisi di Kobani, perbatasan Suriah-Turki, 20 Oktober 2014. Serangan tersebut untuk membantu pasukan Kurdi yang bertempur dengan ISIS di Kobani. AP/Lefteris Pitarakis

    TEMPO.CO, Damaskus - Amerika Serikat bersama pasukan sekutu lainnya, yang selama sebulan melakukan gempuran udara di Suriah, berhasil menamatkan riwayat 521 pejuang Islam dan 32 warga sipil. Keterangan tersebut disampaikan oleh Syrian Observatory for Human Rights kepada media, Kamis, 23 Oktober 2014.

    Lembaga pemantau hak asasi manusia yang berbasis di London itu mengatakan sebagian besar korban tewas berasal dari kelompok Negara Islam berjumlah 464. Sedangkan sisanya adalah pendukung al-Qaeda yang menguasai kawasan luas di Suriah dan sebagian Irak. “Serangan juga menewaskan 57 anggota al-Qaeda yang berafiliasi kepada Front Nusra. Enam warga sipil terdiri dari anak-anak dan lima perempuan juga tewas,” demikian pernyataan Observatory.

    Observatory menjelaskan AS telah melakukan serangan ke Irak guna menumpas Negara Islam sejak Juli 2014, dan di Suriah pada September 2014 dibantu oleh negara-negara sekutunya di Arab. Adapun negara Barat yang melakukan gempuran udara sebagaimana dilakukan AS adalah Prancis dan Inggris.

    AS berdalih bahwa serangan yang dilakukan di Suriah sesuai dengan Piagam PBB Pasal 51 yang memberikan hak individu atau kolektif mempertahankan diri melawan serangan bersenjata. Juru bicara Komando Sentral AS, Kolonel Patrick Ryder, Sabtu, 18 Oktober 2014, mengatakan bahwa Washington telah menerima laporan mengenai korban sipil dan berbagai kerusakan serius sehingga perlu melakukan investigasi pada setiap dugaan.

    REUTES | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?