WHO Resmi Deklarasikan Nigeria Bebas Ebola  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah petugas kesehatan Nigeria, berjaga-jaga didepan ruang kedatangan Bandara Internasional Murtala Muhammed, Lagos, Nigeria (5/8). Menteri Kesehatan Onyebuchi Chukwu menguji sampel ketiga orang yang diduga terjangkit ebola dan berusaha melacak untuk mengkarantinanya. AP/Sunday Alamba

    Sejumlah petugas kesehatan Nigeria, berjaga-jaga didepan ruang kedatangan Bandara Internasional Murtala Muhammed, Lagos, Nigeria (5/8). Menteri Kesehatan Onyebuchi Chukwu menguji sampel ketiga orang yang diduga terjangkit ebola dan berusaha melacak untuk mengkarantinanya. AP/Sunday Alamba

    TEMPO.CO, Abuja - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menyatakan Nigeria menjadi negara di Afrika Barat yang bebas dari virus ebola. Pernyataan ini disampaikan oleh perwakilan WHO, Rui Gama Vaz, setelah Nigeria melewati periode 42 hari tanpa ada kasus penularan baru ebola.

    "Nigeria sekarang bebas dari ebola. Ini adalah kisah sukses yang spektakuler," kata Rui Gama Vaz dalam konferensi persnya di Abuja, ibu kota Nigeria, seperti dilansir Reuters, Senin, 20 Oktober 2014.

    Nigeria juga mendapat pujian atas respons cepatnya menangani penyebaran ebola setelah muncul kasus seorang diplomat Liberia menjadi pembawa virus ebola di negara berjulukan The Great Africa itu, pada Juli lalu.

    Ebola telah menewaskan lebih dari 4.500 orang di Afrika Barat, yang mayoritas menyebar di Liberia, Guinea, dan Sierra Leone. Hampir 70 persen pasien yang terkena ebola di negara-negara tersebut telah tewas.

    BBC melansir negara-negara Uni Eropa telah berkomitmen untuk memperkuat respons antisipasi dan penanganan mengatasi penyebaran ebola. Uni Eropa juga berkomitmen menyalurkan US$ 600 juta untuk membantu memperkuat sistem kesehatan di Liberia, Sierra Leone, dan Guinea, juga untuk mengurangi dampak ekonomi di negara-negara tersebut. (Baca: Ebola Mulai Serang Eropa)

    Sebelumnya, Menteri Kesehatan Nigeria Onyebuchi Chukwu menyatakan ebola telah berhasil dikendalikan "Jika wabah ini kembali menyerang, Nigeria sudah siap dan mampu menghadapinya," katanya.

    Pemerintah Nigeria yang bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Darurat Ebola (EOC) memang sangat aktif dalam melakukan pencegahan ebola. Pemerintah Nigeria siap melatih para pekerja kesehatan tentang cara menangani kasus ebola. (Baca: Artis Chris Brown Sebut Ebola Pengendali Populasi)

    Saat kasus pertama dilaporkan, pemerintah Nigeria langsung memberlakukan peringatan darurat ebola nasional. Kementerian Kesehatan juga langsung membentuk EOC untuk bergabung dengan Dokter Lintas Batas (MSF) dan WHO.

    REUTERS | BBC | TIME | ROSALINA


    Terpopuler
    Jokowi Mendadak ke KPK Malam Ini, Bahas Menteri?
    Siapa Saja Tamu Negara yang Hadir di Pelantikan Jokowi?
    SBY: Kalian Kan Sudah Bosan Lihat Saya 10 Tahun
    Pelantikan Presiden: SBY Menangis, Jokowi Kaku


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.