Jokowi Disebut 'Barack Obama' Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi di sampul majalah Time. Time.com

    Jokowi di sampul majalah Time. Time.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah media internasional turut memberitakan pelantikan Joko Widodo atau Jokowi sebagai Presiden Indonesia hari ini, Senin, 20 Oktober 2014. Jokowi bahkan disebut sebagai Barack Obama-nya orang Indonesia oleh situs Al Jazeera.

    "Di Indonesia, demokrasi baru dari Barack Obama versi negara itu akan jadi harapan besar. Pelantikan ini bahkan lebih meriah daripada acara sumpah Obama saat menjadi Presiden Amerika Serikat," tulis Al Jazeera.

    Acara pelantikan Jokowi yang juga disebut sebagai "pesta rakyat" juga dibahas oleh Channel News Asia. Situs berita itu menulis, pelantikan Jokowi akan sangat meriah dengan kehadiran lebih dari 600 pedangan jajanan yang menyajikan makanan secara gratis dan konser band rock terkenal Slank.  (Baca: Jokowi Jadi Cover Majalah Time)

    "Seperti Obama, dia akan berusaha memenuhi semua harapan yang diajukan kepada dirinya. Saat ini, ia sedang berada di puncak popularitasnya. Sebagi mantan salesman furniture, Jokowi berjanji menghindari politik transaksional dan menghapus korupsi yang telah meresap di Indonesia sejak jatuhnya Suharto pada 1989," tulis Al Jazeera.

    Sementara itu, ABC Net menulis, Jokowi disanjung karena sikapnya yang gesit dan kemampuannya menjangkau orang-orang biasa serta menunjukkan perhatian yang tulus. "Dia berhasil menciptakan momen baru dan kegembiraan bagi masyarakat Indonesia," tulis ABC Net, Senin, 20 Oktober 2014.

    RINDU P. HESTYA | AL JAZEERA

    Berita Lain:
    Apa Kata Media Asing Soal Pelantikan Jokowi?
    Jokowi Diminta Naikkan Anggaran AIDS, TB, dan Malaria
    Mantan Pilot Irak Latih ISIS Terbangkan Jet Tempur  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.